Keuchik Cot Saleut Bantah Salurkan BLT untuk Orang Kaya

August 3, 2023 - 22:05
Jafaruddin, Keuchik Cot Saleut, Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, Bireuen.

HABADAILY.COM—Jafaruddin, Keuchik Cot Saleut, Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, Bireuen, membantah tudingan menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada orang kaya.

“Penyaluran BLT yang bersumber Dana Desa itu kami laksanakan sesuai aturan. Tidak benar kalau dikatakan kami pilih kasih dalam menentukan nama-nama penerima manfaat bantuan tersebut,” kata Keuchik Jafaruddin kepada media ini, Rabu (2/8/2023) malam.

Dia menjelaskan, para penerima BLT DD itu merupakan hasil seleksi para kepala dusun. “Nama-nama (penerima BLT) itu kami terima dari masing-masing kepala dusun.  Selanjutnya juga kami musyawarahkan di tingkat perangkat gampong. Jadi, daftar penerima bantuan tersebut berdasarkan hasil musyawarah,” papar Jafaruddin.

Menyangkut adanya kalangan toke pinang yang ikut menerima bantuan itu, Keuchik Jafaruddin mengakuinya. “Tapi, kondisi jual-beli pinang sekarang ini sangat menurun, makanya mereka sudah termasuk orang susah. Begitu juga mantan Tuhapeut yang ikut menerima manfaat, beliau sudah lama terbaring sakit dan sudah lansia,” ungkapnya. 

Dia juga mengakui adanya pemilik kebun yang luas ikut menerima BLT-DD. “Tapi hasil kebun sekarang ini tidak ada harganya, ditambah lagi orang yang bertani di sawah sudah dua kali gagal panen dikarenakan musim kemarau. Makanya kami musyawarahkan dan sepakat agar pembagian BLT tersebut disalurkan dengan adil,” sebut Jafaruddin. 

Meski begitu, dia memastikan BLT tersebut tidak disalurkan kapada warga yang sudah mendapatkan bantuan lain dari pemerintah. “Sekali lagi, yang kami lakukan ini untuk menghindari permasalahan di gampong,” pungkas Jafaruddin.

Sebelumnya diberitakan, Warga Cot Saleut, Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, Bireuen, kecewa terhadap kinerja keuchik setempat, terutama terkait penyaluran Bantuan Langsung Tunai dari Dana Desa (BLT-DD). Penyaluran bantuan itu terkesan pilih kasih dan disinyalir tidak tepat sasaran. 

“Kebanyakan penerima BLT DD di gampong kami dari kalangan orang kaya dan perangkat desa. Sementara warga miskin seperti saya tidak tersentuh bantuan itu,” keluh Zulkifli, warga Cot Saleut, Senin (31/7/2023). 

Karena itu, kata Zulkifli, banyak warga di desanya kecewa dengan kebijakan yang diambil oleh keuchik dan perangkat gampong. “Seharusnya pembagian BLT diutamakan kepada warga miskin. Ini malah diberikan kepada toke pinang, orang kaya yang memiliki kebun kelapa berhektar-hektar, bahkan perangkat desa yang kaya pun menerima BLT,” beber pria yang sehari-hari bekerja sebagai pemanjat kelapa ini.[] 

© 2026 PT Haba Inter Media | All rights reserved.