HABADAILY.COM—Jamaluddin, buruh harian kebun sawit di Pulo Harapan, Kecamatan Peusangan Selatan, Bireuen, mengalami luka gores di lehernya. Ia tergores parang pemilik kebun berinisial HMY saat keduanya cekcok hingga nyaris adu jotos.
“Sebagai buruh harian lepas di kebun sawit, belum lama ini saya cekcok dengan HMY selaku pemilik kebun. Saya mengalami luka di leher akibat tergores parang yang dipegang HMY,” kisah Jamaluddin saat ditemui media ini di kediamannya, Rabu (19/7/2023).
Namun, lanjut dia, persoalan itu sudah didamaikan di kantor Polsek Peusangan yang dimediasi oleh Keuchik Pulo Harapan Baharudin Mukhtar. “Dalam perdamaian yang disaksikan Kapolsek itu, saya menerima biaya berobat Rp10 juta dari pemilik kebun,” sebut Jamaluddin.
Di sisi lainnya, Jamaluddin yang mengaku sudah berumah tangga sekira 25 tahun ini, sampai sekarang masih tinggal di gubuk reot. Karena itu, dia sangat mengharapkan perhatian pemerintah agar memberikan bantuan rumah layak huni untuk keluarganya. “Alhamdulillah, pada bulan lalu ada dermawan yang memperbaiki dapur rumah kami, makanya sudah sangat terbantu,” imbuhnya.
Sementara HMY yang dikonfirmasi via seluler terkait persoalan tersebut, sampai berita ini ditayangkan belum memberikan penjelasannya.