“Setelah berkunjung ke Sumut, setelah berkunjung ke Aceh, setelah bertemu Gubernur Sumut dan bertemu Gubernur Aceh saya merasa optimis PON ini akan berjalan sukses,” kata Zainudin.
Zainudin lantas berpesan agar kedua provinsi tuan rumah tetap mengedepankan sportivitas dalam pelaksanaan PON nantinya. Zainudin mengingatkan agar dalam mengejar prestasi, pemerintah provinsi tidak boleh melakukan praktik-praktik yang tidak terpuji. Misalnya merekrut atlet dari provinsi lain dengan iming-iming yang menggiurkan sehingga akan merugikan provinsi asal si atlet.
“Prestasi diperoleh dengan pembinaan, bukan dengan mengambil atlet yang telah dibina oleh daerah lain dengan iming-iming,” kata Zainudin.
Sementara Gubernur Aceh Nova Iriansyah dalam laporannya terkait kesiapan Aceh sebagai tuan rumah menyebutkan, Aceh telah mempersiapkan berbagai hal untuk menyambut PON XXI yang akan berlangsung tahun 2024 nanti.
Nova mengatakan, dalam pelaksanaannya nanti Aceh akan menjadi tuan rumah untuk 33 cabang olah raga dengan menggunakan berbagai lokasi di sejumlah kabupaten kota. Mulai dari Banda Aceh, Aceh Besar, Sabang, Pidie, Bireuen, Lhokseumawe, Aceh Utara, Aceh Timur, Aceh Tengah hingga Aceh Jaya.