"Indonesia Emas dapat diwujudkan dengan komitmen bersama, berbuat sesuai dengan keahlian dan profesi yang digeluti. Sebagai organisasi yang mengandung kata 'cendikia', ICMI Aceh berikhtiar mencerdaskan anak bangsa. Sebab kita tau, salah satu elemen penting adalah SDM, dan pendidikan merupakan kunci," jelas Prof Samsul Rizal.
Lebih lanjut, Rektor mengungkapkan, khusus untuk Aceh punya tantangan tersendiri, bagaimana mengedukasi masyarakat yang dulunya tumbuh dalam situasi konflik. Namun begitu, perdamaian yang telah terjadi sejak 15 Agustus 2005 menjadi titik bangkit Aceh, untuk belajar dan mempercepat langkah demi kemajuan yang gemilang.
"Alhamdulillah ini bisa dikatakan sebagai kedamaian terlama di abad ke-21. Karenanya mari kita rawat bersama. Tugas kita sebagai cendikiawan adalah memastikan mimpi-mimpi generasi berikutnya harus menjadi kenyataan," pungkas Rektor.
Untuk diketahui, pelantikan kali ini juga disertai dengan sebuah seminar nasional yang menghadirkan 3 pembicara yakni Dr Ir Mohammad Jafar Hafsah IPM, Prof Dr Ir Samsul Rizal MEng IPU ASEAN Eng. dan Prof Dr Moch Najib MAg. Semeninar tersebut mengangkat tema “Membangun Sumberdaya Insani yang Bermartabat Menuju Indonesia Emas 2045”.[]