Dia mengapresiasi langkah pihak gampong, atas kegiatan pelatihan dan edukasi Satgas Covid-19. Namun, harus tetap mengutamakan prokes. "Kegiatan ini sangat tepat, mereka perlu diedukasi dan diberi pemahaman tentang tatacara pencegahan, serta penanganan warga yang suspect Covid-19," ujarnya.
Selain itu, juga meminta Pilar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 yakni TNI-Polri, Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkompimca), dan elemen lintas sektoral, terdiri dari Puskesmas, Kantor Urusan Agama (KUA), Palang Merah Indonesia, serta Satgas Covid19 Tingkat Gampong untuk melaksanakan giat patroli gabungan pembagian masker dan imbau warga agar selalu disiplin.
"Khusus kepada Satgas Gampong, agat memfungsikan posko-posko serta selalu mengingatkan warga untuk mentaati dan selalu mengikuti anjuran pemerintah, sehingga kita mampu bangkit dari situasi pandemi ini," sebutnya.
Kepala BPBD Kabupaten Bireuen, Teguh Mandiri Putra menuturkan, dengan adanya Satgas Covid-19 yang terlatih di setiap desa, maka dapat segera mengisi posko gampong. Sehingga, akan sangat membantu tugas tim Satgas Kabupaten dalam penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berskala mikro, guna menurunkan jumlah Covid-19.
"Satgas Covid-19 Gampong sebagai ujung tombak di desa, dapat bersinergi dengan Satgas Covid-19 Kabupaten, dalam rangka pencegahan, pengendalian dan penanganan kasus Covid-19 hingga ke seluruh pelosok desa," jelasnya.