PAGI itu suasana SDIT Muhammadiyah Bireuen (Muhbir) tampak beda dari biasanya. Halaman sekolah yang berlokasi di Gampong Geulanggang Baro, Kecamatan Kota Juang, ini dipenuhi jejeran meja jualan para siswa. Selain itu, panggung utama sekolah juga ditata indah dan siap dihelat pagelaran seni.
Benar saja, Rabu (3/3), SDIT Muhammadiyah Bireuen menggelar Pentas Minat dan Bakat (Pesamba) 2021. Acara itu juga dipadukan dengan Market Day sebagai upaya mengenalkan siswa berjulan secara Islami.
Ratusan siswa terlihat ceria mengikuti acara demi acara yang disajikan. Tidak hanya para anak didik, kecerian serupa juga terpancar di wajah para pendidik dan wali murid yang berbaur dengan peserta didik. Meski begitu, seluruh rangkaian acara tetap dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang ketat.
Di panggung utama, setelah pembacaan ayat suci alquran dan pembukaan oleh kepala sekolah, berbagai kreativitas siswa dipentaskan. Mulai tari ranup lampuan, baca puisi dalam beberapa bahasa, pidato berbahasa Arab, pidato berbahasa Indonesia, dan pidato berbahasa Inggris. Selain itu, juga dipentaskan drama pendek, nyanyian solo, serta story telling Bahasa Arab dan Bahasa Inggris.
Puncak acara ditutup dengan pemberian hadiah kepada para pemenang aneka lomba yang digelar sepanjang pekan sebelumnya. Antara lain lomba cerdas cermat, lomba pidato dalam beberapa bahasa, baca puisi, tulis puisi, lomba story telling Bahasa Arab dan Bahasa Inggris, serta lomba tilawah.
Sepanjang pagelaran, meja-meja julanan para siswa terus dipenuhi pengunjung. Pembelinya pun tidak hanya dari kalangan anak didik, tapi juga para pendidik dan wali siswa ikut berbelanja jajanan yang mereka sajikan.
Kepala SDIT Muhammadiyah Bireuen Rizki Dasilva SPdI MA menyebutkan, Pesamba merupakan program tahunan di sekolah yang dipimpinnya. Selain sebagai ajang kreatifitas dan bakat siswa, kata dia, kegiatan ini juga ajang mempertemukan seluruh warga sekolah.