HABADAILY.COM—Aksi Cepat Tanggap (ACT) Aceh menyalurkan beras ke Dayah Al-Anshar Lhok Geulumpang, Setia Bakti, Aceh Jaya dan ke Dayah Tgk Chik Disampang, Meunasah Tutong, Montasik, Aceh Besar, dengan total sebanyak 2.000 kilogram beras.
Penyaluran beras ini merupakan serangkaian kegiatan program Beras untuk Santri Indonesia (BERISI) ACT dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional, Jumat (25/10).
Kepala Cabang ACT Aceh Husaini Ismail mengharapkan penyaluran beras ke dua dayah tersebut dapat meningkatkan semangat ratusan santri-santriwati dalam menuntut ilmu. “Beras yang kita salurkan ini akan menjadi darah dan daging, sehingga mereka bisa semakin semangat menuntut ilmu dan menjadi generasi emas di masa sekarang dan akan datang,” ucapnya di hadapan puluhan santri di Dayah Tgk Chik Disampang, Meunasah Tutong, Montasik, Aceh Besar.
Ia menjelaskan, program BERISI merupakan bentuk apresiasi kepada para santri. Apalagi santri pada zaman perjuangan kemerdekaan memiliki andil besar dalam meraih kemerdekaan. Alumni dayah ataupun pesantren dapat mengisi implentasi syariat Islam di bumi Serambi Mekkah ini.
Saat ini kondisi dayah di Aceh beragam. Sebagian di antara dalam kondisi membutuhkan uluran tangan baik dari segi infrastruktur, biaya operasional, dan lainnya. Apalagi dari sejumlah dayah tersebut menampung anak-anak yatim dan fakir miskin. Salah satu contohnya Dayah Al-Anshar. Karenanya, rangkaian kegiatan peringatan Hari Santri Nasional merefleksiksikan dunia santri sebagai tempat pengkaderan generasi islami. “Beras yang kami salurkan itu produk lokal. Penggunaan produk lokal bentuk respon kami mendukung kesejahteraan petani,” paparnya.