Sebelumnya di tempat yang sama, dr Isra menuturkan sejumlah program yang akn dijalankan IDI Banda Aceh ke depan, "di antaranya program Dokter Tamong Sikula guna menekan angka kematian dan kesakitan yang cenderung naik akhir-akhir ini."
"Kemudian kami akan membangun Sikula Juara yang dikhususkan bagi anak yatim dan duafa. Sudah kami jajaki sedari tahun lalu dan tanah juga sudah ada seluas 1,5 hektar di Banda Aceh. Untuk tahap pertama akan kita buka sekokah dasar islam terpadu," katanya.
"Kami juga siap menginisiasi program medical tourism di Banda Aceh. Program perdana di Indonesia ini kami harapkan dapat mendukung program Pemko Banda Aceh dalam memajukan sektor pariwisata. Mohon dukungannya Pak Wali," tutup dokter spesialis anak ini.
Prosesi plantikan Pengurus IDI Cabang Kota Banda Aceh periode 2019-2022 dipimpin oleh Ketua IDI Aceh yang diwakil oleh dr Nur Hikmah. Dihadiri Ketua IDI Pusat dr Daeng M Faqih, acara tersebut juga dirangkai dengan diskusi publik bertajuk "Masihkah Kota Ini Butuh Dokter?".[]