Sementara itu, Kadis Perkim Kota Banda Aceh, Jalaluddin mengungkapkan optimisme terwujudnya target yang ditetapkan oleh Wali Kota. Jalaluddin mengatakan, pihaknya bersama dengan BKM, KSM dan masyarakat terus berupaya keras merealisasikan program ini. Setelah sejumlah infrastruktur selesai dibangun di 35 gampong, program ini akan dilanjutkan dengan menangani sisa kawasan kumuh yang hanya tersisa sekitar 21 Hektar lagi yang meliputi dua gampong.
“Total kawasan kumuh yang sudah ditangani mencapai 773 Hektar dari 794 total kawasan kumuh di Banda Aceh. Sisanya sekitar 21 Hektar lagi, dan sesuai target Pak Wali tahun 2019 ini tuntas,” ungkap Jalaluddin yang juga Plt Kepala DLHK3 Banda Aceh.
Wali Kota turut didampingi Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Bachtiar, Kepala Dinas Perkim, Jalaluddin, Wakil Pimpinan KPO Bank Aceh Syariah, Sekdis Perkim, Rosdi, Camat Banda Raya, Reza Kamilin, Ketua Forum Badan Keswadayaan (BKM) Banda Aceh, Amiruddin Daroy, Kasatker PIP Kota, Muhammad Siswanto, para Koordinator KSM dan Sekdes Gampong Lhong Cut, Hasbi Hasyim serta sejumlah tokoh masyarakat setempat.