Tim Berhasil Translokasi Gajah Septi ke ''Rumah Baru''

December 10, 2018 - 15:34
Foto BKSDA
2 dari 3 halaman

Setelah serangkaian rapat teknis, tim gabungan akhirnya memulai kegiatan translokasi pada hari Kamis 6 Desember 2018 yang lalu. 

"Perlu waktu 3 hari hingga kemudian tim berhasil menembak bius gajah Septi," ungkap Sapto lagi. 

Gajah yang setengah terbius selanjutnya ditarik menggunakan gajah jinak menuju truk pengangkut pada Minggu subuh, dan selanjutnya diangkut ke batas perkebunan PT. ISP dengan hutan produksi. 

Pada minggu tengah malam, tim kemudian menarik gajah Septi menuju Hutan Lindung Bengkung yang berjarak sekitar 20 km. Sapto mengatakan, upaya dilakukan tengah malam hingga pagi untuk menghindari sengatan matahari yang bisa membahayakan keselamatan gajah.

"Akhirnya, pada hari Senin, 10 Desember 2018 sekira pukul 10.00, gajah sampai pada titik pelepasan yang direncanakan. Tim memasang GPS Collar untuk memonitor pergerakan Septi," lanjut Sapto. 

Dia mengatakan GPS Collar yang dipasang akan mengirimkan data posisi gajah ke receiver BKSDA dan PKSL Unsyiah melalui satelit. Septi diharapkan dapat bergabung dengan kelompok gajah yang ada di Bengkung yang diperkirakan ada sekitar 10 ekor. 

© 2026 PT Haba Inter Media | All rights reserved.