PBB Tolak Resolusi AS yang Mengutuk Hamas

December 7, 2018 - 16:04
Nikki Haley/Al Jazeera
1 dari 3 halaman

HABADAILY.COM - Majelis Umum PBB menolak resolusi yang disponsori Amerika Serikat dalam rangka mengutuk Hamas, yang saat ini dikepung Israel di Jalur Gaza. Resolusi yang mendapat dukungan kuat dari Israel ini membutuhkan dua pertiga suara mayoritas untuk disampaikan pada Kamis, setelah pemungutan suara sebelumnya di majelis.

Proposal gagal melewati ambang, dengan 87 negara memberikan suara dan 57 suara menentang. Tiga puluh tiga negara abstain.

Pemilihan sebelumnya untuk mensyaratkan mayoritas dua pertiga, yang mengikuti langkah prosedural yang diminta oleh Kuwait, jauh lebih dekat: 75-72, dengan 26 abstain.

Hamas berterima kasih kepada negara-negara anggota PBB

Resolusi tersebut merupakan kebijakan terakhir di badan internasional yang dilakukan salah satu duta besar AS untuk PBB, Nikki Haley. Dia bakal meninggalkan jabatannya pada akhir tahun.

Seorang utusan yang keluar, dikenal sebagai seorang pembela Israel yang gigih. Dia telah menuliskan surat desakan kepada negara-negara anggota pada Senin untuk memilih naskah yang dirancang Amerika Serikat. Dia bahkan memperingati negara anggota, "Amerika Serikat mengambil hasil dari suara ini dengan sangat serius."

"Sebelum Majelis Umum dapat secara kredibel mendukung kompromi dan rekonsiliasi antara Palestina dan Israel, itu harus dicatat, tidak ambigu dan tanpa syarat, mengutuk terorisme Hamas," kata Haley di sidang PBB sebelum pemungutan suara.

Wartawan Al Jazeera yang melaporkan langsung dari PBB menyebutkan pertemuan ini berlangsung alot dan menegangkan, karena Majelis Umum harus memutuskan bagaimana resolusi akan dipilih.

"Pemungutan suara itu mengenai apakah (AS) akan mendapat suara mayoritas sederhana atau mayoritas dua pertiga," tulis Al Jazeera.

© 2026 PT Haba Inter Media | All rights reserved.