Belasan Gajah Liar Rusak Kebun Warga Aceh Utara, 2 Ekor Harimau Turun Gunung

November 25, 2018 - 13:13
Repro
2 dari 2 halaman

Sapto mengatakan BKSDA memasang dua kamera jebakan untuk memantau keberadaan satwa yang dilindungi UU RI tersebut. Dia menyebutkan, ke dua harimau yang terpantau tersebut berjenis kelamin jantan dewasa dan betina beranjak remaja.

Namun, Sapto memastikan belum pernah terjadi konflik antara harimau dengan manusia di lokasi tersebut hingga saat ini. "Kalau konflik dalam arti makan ternak dan lain-lain, belum. Tapi harimau sudah beberapa kali berada di jalan dan kebun desa," kata Sapto lagi.

Dia mengatakan BKSDA sudah menyosialisasikan masyarakat untuk tidak beraktivitas di kebun sendirian. Sapto juga meminta warga untuk kembali ke rumah masing-masing paling telat pukul 16.00 WIB. 

Mengantisipasi terjadinya konflik, pihak BKSDA juga sudah melakukan antisipasi untuk melindungi harimau Sumatera tersebut dari gangguan manusia atau sebaliknya. "Kita juga menyisir lokasi serta jalan tikus akses harimau dari pemasangan jerat serta umpan beracun," pungkas Sapto.[boy]

© 2026 PT Haba Inter Media | All rights reserved.