HABADAILY.COM – Sejak pagi, hujan mengguyur kota Banda Aceh. Padahal nanti malam, sejumlah jurnalis yang tergabung dalam Jurnalis Aceh 4 Palu hendak menggelar doa dan penggalangan dana. Mereka sempat khawatir. Namun semangat untuk mengirimkan sebait doa untuk korban lindu dan semong di Sulawesi Tengah, tetap tak kendur.
“Ujaaaaaaaannnnn”, tulis Yayan, seorang jurnalis dalam grup Whats’App.
Saniah, seorang jurnalis media lokal di Aceh juga sempat komen. “ya ujan kiban dile (hujan kek mana),” tulisnya dalam bahasa Aceh.
Kendati demikian, semangat rekan-rekan jurnalis Aceh tetap memiliki tekad yang kuat. Semua persiapan sudah disiapkan untuk mengirimkan sebait doa dan galang dana untuk korban di Sulawesi Tengah.
Bagi jurnalis di Aceh. bencana lindu (gempa) dan semong (tsunami) sudah pernah dirasakan 14 tahun lalu. Tepatnya Minggu, 26 Desember 2004 lalu. Kota Banda Aceh dan sejumlah daerah lainnya hancur, porak-poranda dihantam semong.