Doa Kami untuk Palu

October 14, 2018 - 11:26

HABADAILY.COM – Sejak pagi, hujan mengguyur kota Banda Aceh. Padahal nanti malam, sejumlah jurnalis yang tergabung dalam Jurnalis Aceh 4 Palu hendak menggelar doa dan penggalangan dana. Mereka sempat khawatir. Namun semangat untuk mengirimkan sebait doa untuk korban lindu dan semong di Sulawesi Tengah, tetap tak kendur.

“Ujaaaaaaaannnnn”, tulis Yayan, seorang jurnalis dalam grup Whats’App.

Saniah, seorang jurnalis media lokal di Aceh juga sempat komen. “ya ujan kiban dile (hujan kek mana),” tulisnya dalam bahasa Aceh.

Kendati demikian, semangat rekan-rekan jurnalis Aceh tetap memiliki tekad yang kuat. Semua persiapan sudah disiapkan untuk mengirimkan sebait doa dan galang dana untuk korban di Sulawesi Tengah.

Bagi jurnalis di Aceh. bencana lindu (gempa) dan semong (tsunami) sudah pernah dirasakan 14 tahun lalu. Tepatnya Minggu, 26 Desember 2004 lalu. Kota Banda Aceh dan sejumlah daerah lainnya hancur, porak-poranda dihantam  semong.

Atas rasa empati itulah. Sejumlah jurnalis di Aceh berkumpul dan berinisiasi untuk menggelar acara tersebut. Acara doa dan penggalang dana akan dipusatkan di di Taman Bustanussalatin, atau lebih dikenal dengan Taman Sari, Minggu (14/10/2018) pukul 20.00 WIB.

Kegiatan ini juga didukung penuh oleh Pemerintah Kota Banda Aceh. dijadwalkan, Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman akan ikut bersama jurnalis untuk berdoa dan penggalang dana nanti malam setelah salat isya.

"Malam ini akan ada tausiah dan doa bersama bagi saudara-saudara kita di sana yang dipimpin oleh Ustaz Masrul Aidi. Harapan kita semua mereka yang meninggal dalam bencana itu mendapat tempat yang layak di sisi-Nya, sedangkan yang selamat semoga diberi kekuatan untuk bangkit," kata Ketua Panitia Misdarul Ikhsan, Minggu (14/10/2018).

Acara akan diisi dengan pemutaran film gempa Palu dan tausiah serta doa bersama. Setelah itu akan dilakukan penggalangan dana, bahkan akan ada lelang foto. Seluruh hasil lelang itu akan disumbangkan untuk korban lindu dan semong di Palu, Sigi, dan Donggala-Sulawesi Tengah.

"Kami juga akan melelang beberapa foto bencana Palu dan sekitarnya hasil karya kawan-kawan kita, yang seluruh hasilnya akan kami sumbangkan untuk korban gempa bumi dan tsunami di sana," katanya. 

Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Banda Aceh ini pun mengajak masyarakat Banda Aceh untuk hadir besok malam di Taman Sari sembari menyiapkan infak terbaik. "Kita pernah mengalami bencana serupa pada 2004 dan berhasil bangkit berkat Allah SWT dan bantuan dari masyarakat dunia. Kini saatnya kita membantu saudara-saudara kita di Sulawesi Tengah," tukasnya.

Lanjutnya, wali kota dan sejumlah pejabat lainnya juga akan hadir di tengah-tengah jamaah. “Semoga apa yang kita lakukan ini dicatat oleh Yang Maha Kuasa dan menjadi ladang amal bagi kita semua, amin ya rabbal 'alamin," tutupnya.[acl]

© 2026 PT Haba Inter Media | All rights reserved.