Dijelaskan, pemeliharaan berkala jalan Peureulak-Peunaron yang bersumber dari dana Otsus Aceh, jalan hotmix dibangun sepanjang 1,5 km dan lebar 6 meter dengan anggaran Rp.4,5 miliar dikerjakan oleh PT. Andalusia Samudra. Menurut amatan tim Pansus Dapil VI, pemeliharaan berkala jalan sepanjang 1,5 km: Di Desa Beurandang sepanjang 1,4 km ditambah Desa Bhom sepanjang 140 m ini belum sempurna.
Aspalnya kurang berkualitas dan diperkirakan jalan tersebut tidak akan tahan lama. Dalam analisa Tim Pansus, kondisi ini selain juga perencanaan yang masih kurang matang juga disebabkan kondisi tanah yang labil. Menurut penjelasan dari pendamping utusan dinas Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Aceh, badan jalan ini pernah direndam banjir kiriman pada bulan Desember tahun 2017 dan sangat mempengaruhi kualitas jalan dikarenakan di sisi kiri kanan.
Pendamping dari dinas juga menyampaikan bahwa pekerjaan pembangunan jalan tersebut masih dalam masa pemeliharaan sehingga terhadap sejumlah hal akan diperbaiki dengan menggunakan anggaran pemeliharaan. Tim Pansus juga melihat sejumlah ruas jalan yang telah rusak di derah Kecamatan Peunaron yang dibangun pada tahun 2016 sudah mulai diperbaiki kembali.
Sementara untuk tahun 2018 akan dilakukan pengaspalan Jalan Peunaron – Lokop dalam tiga segmen: Segmen I dari Gampong Beusa – Ranto Peureulak dengan anggaran Rp. 20 milyar, Segmen II dari Ranto Peureulak – Peunaron Rp. 20 milyar dan segmen III dari Peunaron – Lokop – Batas Gayo Lues dengan anggaran Rp. 29,525 miliar. []