"Saya pikir kami beradaptasi dengan kebutuhan, bukannya memiliki ide yang jelas. Tim punya kebutuhan untuk menang, yang mungkin lebih kuat daripada konsep sepakbola kami," papar Sampaoli, seperti dikutip laman resmi FIFA dilansir goal.com.
"Kami memiliki pemain terbaik di dunia dan tim telah berusaha menciptakan situasi kolektif supaya benar-benar bisa memaksimalkan pemain tersebut. Seorang pemain yang bisa membuat banyak momen brilian," lanjut eks nakhoda timnas Cile ini.
"Kami mencoba banyak taktik yang berbeda, mengelilinginya, menciptakan ruang buat dia. Jadi kami telah mencoba menggunakan semua yang kami punya untuk membuatnya mampu melakukan apa yang bisa dia lakukan," tegas juru taktik berkepala plontos tersebut.
Walau gagal mencetak gol, Messi sejatinya tidak benar-benar tampil buruk dalam duel melawan Prancis. Pemain berusia 31 tahun itu mampu torehkan dua assist dari tiga gol yang diceploskan Tim Tango.
Sementara itu Portugal pada akhirnya juga harus tersingkir di babak 16 besar Piala Dunia 2018, Minggu (1/7/2018) dini hari WIB. Kepastian itu hadir seiring kekalahan 2-1 yang diderita dari Uruguay.
Kapten sekaligus bintang utama Portugal, Cristiano Ronaldo, lagi-lagi harus menunda mimpi besarnya untuk raih kesempurnaan dengan memenangkan Piala Dunia. Sudah empat edisi diikutinya sejak 2006 dan prestasi tertingginya adalah meraih peringkat keempat.