HABADAILY.COM – Bagi anda yang suka berliburan tidak salahnya untuk mencoba wisata kebun rambutan di Desa Dayah Andeu, Kecamatan Mila, Kabupaten Pidie.
Wisata kebun rambutan ini merupakan destinasi wisata musiman yang banyak dikunjungi warga.
Untuk tiba dilokasi ini anda bisa melewati jalan lintas Garot dari pusat Kota Sigli sekitar 25 menit perjalanan. Lokasi wisata ini menjadi sensasi tersendiri bagi anda, para pengunjung bisa memetik dan menikmati buah rambutan langsung dari bawah pohonnya.
Kemudian pengunjung yang berwisata ke kebun rambutan, juga di manjakan dengan suasana dan buah rambutan yang merah serta pohonnya yang rindang.
“Suasana di kebun sangat asik dan adem, apalagi kita bisa berkeliling untuk memetik dan mencicipi rambutan yang segar,” kata Ramadhana yang berwisata bersama teman-temannya, Kamis (25/01/2018).
Untuk berkeliling kebun dan memetik rambutan, pengunjung cukup merogoh kocek sepuluh ribu rupiah. Para pengunjung juga di berikan keleluasaan oleh pemiliknya, baik memetik rambutan dengan menggunakan tangan maupun menggunakan gunting pemetik yang terbuat khusus.
“Buah rambutan yang masih segar tentunya memikat kita untuk berlama-lama di kebun. Kemudian kita juga bisa mengabadikan moment berswa foto disini,” ujarnya.
Disisi lain kelebihan datang langsung ke kebun rambutan, pengunjung juga dapat mengetahui jenis-jenis rambutan, seperti rambutan jenis nona, belerang, dan jenis rambutan lupus yang tumbuh subur di daerah ini.
Bagi pengunjung yang datang dari jauh dijamin tidak akan rugi, seperti Ramadhana dan teman-temannya. Mereka selain menikmati rambutan di bawah pohonnya, juga bisa membawa pulang rambutan setelah di beli pada pemiliknya dengan harga yang murah di bandingkan dengan harga di pasar.
“Kalau misal di kebun, rambutannya masih segar kemudian harganya juga lebih murah. Maka jika ada waktu luang sangat cocok untuk berwisata ke kebun rambutan di sini,” cetus Ramadhana kepada habadaily.com.
Kebun rambutan warga di Kecamatan Mila, Kabupaten Pidie, selain didatangi para pengunjung yang berwisata, pemilik kebun juga menjual buah rambutan ke agen –agen buah yang langsung datang ke kebunnya.
Buah rambutan yang sudah di ikat dengan jumlah 23 buah, dijual seharga lima ribu rupiah. Menurut salah seorang pemilik kebun, Iriawan mengatakan, buah rambutan yang di beli oleh agen di bawa ke luar Kabupaten kota untuk di jual di pasar-pasar.
Menurutntya hampir semua kebun warga di daerahnya, di tanami pohon rambutan, disaat musim panen seperti saat ini mereka dapat meraup keuntungan hingga jutaan rupiah.
“Sekali panen kita bisa dapat ke untungan yang besar mencapai belasan juta, bahkan kalau misalnya buah rambutan bagus tanpa di serang penyakit mencapai puluhan juta,” ungkapnya.