"Seharusnya dengan luas lahan seperti ini harus ada penambahan petugas kebersihan," jelasnya.
Menurut Rusmansyah, persoalan ini sudah disampaikan kepada Dinas Perhubungan Banda Aceh untuk diberikan penambahan petugas kebersihan. Akan tetapi hingga sekarang belum ada realisasinya, petugas kebersihan tetap tidak bertambah meskipun sedang puncak arus mudik.
Pantauan merdeka.com, petugas kebersihan yang menggunakan pakaian Dinas Perhubungan tersebut sejak pagi terus bekerja tanpa henti membersihkan sampah yang berserakan. Bila di lokasi parkir kapal sudah bersih, kemudian mereka membersihkan ke areal lainnya.
Akan tetapi, karena membludaknya penumpang yang sedang antre. Tak berselang lama, lokasi yang telah dibersihkan kembali sampah berserakan. Petugas kebersihan pun kembali memungut sampah di lokasi prioritas yang dibersihkan, yaitu dekat geladak kapal.[merdeka.com]