HABADAILY.COM - Hari pertama pameran foto pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) Aceh yang diselenggarakan Kontras dan sejumlah LSM sipil di Aceh mendapat apresisasi banyak orang. Dominan pengungjungnya dari kalangan mahasiswa dan para ibu - ibu rumah tangga.
Pameran yang digelar di Kantor Kontras Aceh di Jalan Mujur 98 A, Gampong Lamlagang, Kecamatan Banda Raya, Kota Banda Aceh itu bertema "Lorong Ingatan 1998-2005 Menguak Kebenaran Meredam Luka". Acara pembukaan dihadiri langsung oleh Ketua Komisioner Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi (KKR) Aceh, Afridal Darmi, Rabu (22/03/2017).
BACA: Kontras Aceh Gelar Pemeran Foto tentang Pelanggaran HAM
Keordinator Kontras Aceh, Hendra Sahputra mengatakanakan pameran foto tentang kekerasan masa lalu di Aceh ini berlangsung tiga hari mulai tanggal 22-24 Maret 2017." Sejak dibuka pagi tadi pengunjung yang hadir rata rata datang bersama teman dan rekan seorganisasi," kata Hendra Saputra.
Pameran tersebut juga akan dimeriahkan pentas seni dari para seniman Aceh. Dan pada hari terakhir, Jumat (24/03/2017) akan ada diskusi mengenai masa depan pelanggaran HAM dan KKR serta ditutup dengan Doa bersama.
Salah satu pengunjung Nadila Ulfa (20), mengapresiasi kegiatan ini. Menurutnya dengan adanya kegiatan seperti ini generasi muda khususnya Aceh bisa mengetahui pristiwa pahit yang dialami masyarakat Aceh pada masa lalu.
"Ini ilmu baru bagi kami, disini kita bisa melihat dan mengetahui bagaimana keadaan masyarakat Aceh saat konflik dulu. Saat konflik dulu kita masih kecil tidak tau apa-apa, dari pameran ini paling tidak kita tahu bagaimana kekerasan saat itu" ujar mahasiswa jurusan Sosiologi Unsyiah ini.
Nadia juga berharap kegiatan seperti ini bisa juga dilaksanakan di lingkungan kampus dan sekolah. "Agar generasi muda tidak lupa dengan Konflik yang berlangsung di Bumi Serambi Mekah ini," ujarnya. [jp]