HABADAILY.COM - Jadwal keberangkatan kapal feri rute Labuhan Haji-Sinabang harus bergeser dari jadwal semula akibat cuaca buruk yang kini melanda peraian itu. Pada Minggu (17/07/2016) malam tidak ada kapal yang diberangkatkan baik dari Sinabang-Labuhan Haji maupun sebaliknya.
Sekretrais Dinas Perhubungan (Dishub) Simeulue, Mulyawan Rohas mengatakan, pergeseran jadwal kapal tersebut karena faktor cuaca yang dalam beberapa hari terakhir ini kurang bersabat. Ombak di peraian yang dijalani kapal mencapai ketinggian 4 meter. Sementara penumpang baik dari Sinabang maupun Labuhan Haji paska lebaran cukup banyak.
Jadwan kapal yang bergeser terjadi pada Sabtu 16 Juli 2016 malam. Pada malam itu seharusnya satu kapal berangkat dari Sinabang ke Labuhan Haji dan satu kapal dari Labuhan Haji ke Sinabang. “Yang dari Sinabang tidak berangkat, sementara yang dari Labuhan Haji tetap diberangkatkan karena cuaca dari Labuhan Haji sedikit lebih baik dibanding dari Sinabang-Labuhan Haji,” katanya pada Habadaily.com, Minggu (17/07/2016) siang.
Karena kapal dari Sinabang tidak berangkat, sehingga saat ini kedua kapal tersebut berada di Pelabuhan Kolok Simeulue. Melihat gelombang yang masih tinggi, kapal tersebut baru bisa diberangkatkan ke Labuhan Haji pada Senin (18/07/2016) pukul 06.00 WIB pagi. “Jadi untuk Minggu malam nanti tidak ada kapal baik dari Sinabang maupun dari Labuhan Haji,” jelas Mulyawan.
Diakuinya akibat dari pergeseran jadwal kapal, sehingga terjadi penumpukan penumpang baik di Sinabang amaupu di Labuhan Haji. Namun demi keselamatan semua pihak, jadwal keberangkatan kapal harus bergeser. “Setelah cuaca membaik jadwal kapal akan normal kembali seperti semula,” ujarnya.
Surati ASDP Singkil
Dalam kesempatan itu, Mulyawan Rohan juga menyampaikan akan mengirim surat ke pihak ASDP Singkil yang membawahi ASDP Simeulue-Labuhan Haji. Surat tersebut terkait wacana pengambilan satu kapal Feri pada Senin (18/07/2016 ) untuk uji coba Pelabuhan Feri Kuala Bubun. Pihak Dishub Simeulue meminta ASDP untuk menunda wacana tersebut.
“ASDP meminta agar satu dari dua kapal ke Simeulue-Labuhan Haji berangkat uji coba pelabuhan Kuala Bubun, Aceh Jaya yang sudah hampir rampung. Kapal berangkat tanpa penumpang. Kami meminta agar uji coba itu ditunda dulu karena saat ini penumpang cukup banyak. Ribuan penumpang membutuhkan kapal dari dan ke Labuhan Haji-Sinabang,” demikian pinta Mulyawan. []