Pangdam IM : Indonesia Kaya, Jangan Dikuasai Asing

September 19, 2015 - 14:11
Panglima Kodam Iskandar Muda, Mayjend TNI Agus Kriswanto

HABADAILY.COM – Ancaman nyata bangsa Indonesia saat ini adalah perang yang didesain oleh pihak tertentu hendak menguasai tatanan sosial, budaya, ekonomi hingga perpolitikan. Anak muda diminta agar tidak lengah dalam menghadapi tantangan itu.

Konflik sosial hingga kegaduhan politik bagian dari grand skenerio pihak asing yang hendak menguasai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Baik dari sektor moneter atau keuangan hingga  investasi hendak distir oleh pihak asing, karena Indonesia memiliki banyak Sumber Daya Alam (SDA).

“Harus mengantisipasi kemungkinan tersebut, ada pihak asing yang hendak menguasai ekonomi, politik, sosial dan budaya bangsa Indonesia. Termasuk dihancurkan melalui peredaran narkoba, termasuk konflik antar kelompok,” tegas Panglima Kodam Iskandar Muda, Mayjend TNI Agus Kriswanto, Sabtu (19/9) usai apel bersama keluarga besar FKPPI dan Ormas se-Aceh di lapangan Blang Padang, Banda Aceh.

Panglima juga menegaskan, saat ini tidak hanya perang investasi yang masuk ke Indonesia, tetapi perang ideologi yang semakin membuat bangsa ini harus waspada. Pada pundak pemudalah, keutuhan NKRI agar tidak tercerai berai harapan besar.

Katanya, Proxy War sedang mengintai bangsa ini. Perang ini sangat berbahaya, karena kerap tidak disadari itu sedang terjadi. Termasuk diketahui siapa lawan dan kawannya, namun itu terus terjadi dan dikendalikan oleh pihak tertentu.

“Harus diingatkan, sekarang kita sudah terbuka, Indonesia sangat subur,” ungkapnya.

Kalaupun pemerintah menerima investor, kata Agus Kriswanto, investor tersebut harus baik. Artinya investor yang benar-benar memberikan kesejahteraan untuk rakyat Indonesia.

Agus Kriswanto tegaskan, dirinya sebagai Panglima di Aceh yang menjaga keutuhan NKRI bersumpah akan mempertahankannya sampai titik darah terakhir.

“Saya bersumpah akan mempertahankan keutuhan bangsa ini, saya sebagai pangllima berkewajiban mengawal keutuhan dan bertanggungjawab terhadap kedaulatan bangsa,” tegasnya.[]

© 2026 PT Haba Inter Media | All rights reserved.