"Keikutsertaan dalam program ini bukan sekadar mengejar kemenangan, melainkan wadah untuk berkolaborasi lintas budaya dan bertukar gagasan dengan pemuda dari berbagai negara. Saya berharap hasil dari proyek inovasi ini dapat memberikan solusi kreatif yang berdampak positif bagi masyarakat luas," kata Fachri, Selasa (28/04/2026).
Prestasi yang diraih Fachri mencerminkan dedikasi mahasiswa USK dalam menghadirkan solusi inovatif yang relevan dengan tantangan internasional. Melalui proyek yang dikembangkan, ia dinilai mampu menunjukkan kemampuan komunikasi yang efektif serta penguasaan materi yang mendalam di hadapan juri internasional.
Keberhasilan ini diharapkan dapat memperkuat posisi Universitas Syiah Kuala sebagai institusi yang melahirkan generasi unggul dan kompetitif di kancah global. Selain itu, capaian Fachri juga menjadi pemantik semangat bagi mahasiswa lainnya untuk berani tampil dan berkontribusi nyata sebagai agen perubahan di tingkat internasional.