Jiwa kepemimpinannya sudah terasah sejak masa perkuliahan. Ia dipercaya menjabat sebagai Ketua Saffiya (Koordinator Taruni Muslim PTDI-STTD) periode 2022-2023. Di tengah tantangan transisi pandemi Covid-19, Memei berhasil mengomandoi 18 pengurus untuk menaungi 545 taruni muslim. Ia bahkan menginisiasi berbagai program kerja baru, termasuk aksi sosial ke panti asuhan, dengan tingkat keberhasilan program mencapai 75 persen.
Tak hanya mahir dalam urusan regulasi transportasi, Humaira juga dikenal kreatif. Di sela kesibukannya, ia membangun usaha bouquet bernama Kitacraft yang telah melayani lebih dari 100 pesanan, serta aktif sebagai Makeup Artist (MUA) bersertifikat melalui Brushbymaira.
Kemampuannya dalam komunikasi digital juga teruji saat ia magang di BKPSDM Kota Sabang. Ia berhasil meningkatkan performa media sosial instansi tersebut melalui konten reels yang menarik hingga mencapai ribuan penayangan.

Sebagai Cut Adek Kota Sabang, ia memiliki tanggung jawab moral untuk mempromosikan warisan budaya lokal.
"Saya aktif memperkenalkan kain khas Sabang, kuliner, hingga keindahan alamnya, baik secara langsung maupun melalui platform digital," tambahnya.