HABADAILY.COM - Air mengalir jernih di antara bebatuan, menciptakan riak kecil yang menenangkan. Di Batu Lepes, kesederhanaan justru menjadi daya tarik utama—sebuah ruang alami yang menghadirkan ketenangan di tengah sejuknya dataran tinggi Bener Meriah.
Terletak di kawasan Lampahan, destinasi ini dapat dijangkau sekitar 30 hingga 60 menit dari pusat kota Redelong melalui jalur darat yang berkelok di antara perbukitan.
Lanskap hijau yang terbentang sepanjang perjalanan menjadi pembuka yang indah sebelum tiba di kawasan pemandian yang dikelola langsung oleh masyarakat setempat.
Batu Lepes merupakan kawasan pemandian berbasis alam yang menghadirkan beberapa kolam buatan, baik untuk anak-anak maupun orang dewasa. Di sekitarnya, tersedia pondok-pondok sederhana yang dapat digunakan pengunjung untuk bersantai.

Tidak jauh dari area kolam, aliran sungai alami yang jernih turut melengkapi suasana, memberikan pilihan bagi pengunjung yang ingin merasakan langsung kesegaran air pegunungan.
Untuk memasuki kawasan ini, pengunjung hanya dikenakan tarif yang sangat terjangkau, berkisar antara Rp5.000 hingga Rp10.000. Pengelolaan yang masih dikerjakan oleh warga lokal menjadikan suasana di Batu Lepes tetap sederhana, namun terasa hangat dan bersahabat.
Dukungan Generasi Muda dan Duta Wisata
Duta Wisata Bener Meriah 2025, Rita Mistia, menilai bahwa kekayaan alam dan budaya Aceh merupakan aset luar biasa yang perlu terus dijaga serta dipromosikan secara berkelanjutan.
"Harapannya, masyarakat dan pemerintah dapat bekerja sama dalam mengembangkan sektor pariwisata dengan tetap menjaga nilai-nilai kearifan lokal," kata Rita kepada Habadaily.com, Kamis (23/04/2026).
Sebagai sosok yang mengemban tugas Duta Wisata, ia menyadari andil dan tanggung jawabnya dalam menyebarluaskan informasi untuk memajukan lokasi-lokasi wisata, terutama yang ada di Bener Meriah.

"Tentunya sebagai generasi muda Aceh, kita diharapkan aktif menjadi agen promosi wisata melalui media sosial. Kita tahu bahwa dampak media sosial saat ini sangat besar dan signifikan," sebutnya.
Batu Lepes bukan sekadar tempat untuk berendam, melainkan sebuah ruang untuk kembali menikmati alam dalam bentuknya yang paling murni, tenang, bersahaja, dan apa adanya.
Editor: Suryadi