HABADAILY.COM - Kabut tipis masih menggantung di antara barisan pohon kopi ketika langkah pertama menapaki Seladang di Bener Meriah, Aceh. Aroma kopi yang samar menyatu dengan udara dingin pagi, menghadirkan suasana yang tak hanya menenangkan, tetapi juga menghidupkan kembali rindu yang lama tertahan.
Di balik hamparan kebun kopi itulah, Seladang Kafe kembali hidup. Tempat ini bukan sekadar kebun atau objek wisata, melainkan ruang berkumpul yang menyatu dengan alam.
Pengunjung datang bukan hanya untuk menikmati pemandangan, tetapi juga untuk merasakan pengalaman ngopi langsung di tengah perkebunan kopi Gayo.
Menikmati Kopi di Kebun Kopi
Berada di beberapa titik seperti Kecamatan Bukit dan Wih Pesam, Seladang Kafe dapat dijangkau sekitar 15 hingga 30 menit dari pusat kota Redelong. Jalan yang berkelok mengikuti kontur perbukitan menjadi bagian dari perjalanan yang mengantar pengunjung menuju suasana yang lebih tenang dan alami.

Sempat terdampak oleh bencana banjir yang melanda Bener Meriah pada tahun lalu, aktivitas di Seladang Kafe kini perlahan bangkit kembali.
Kehadirannya tidak hanya menjadi tempat bersantai, tetapi juga ruang bagi masyarakat untuk menghidupkan kembali roda ekonomi lokal.
Di sini, berbagai minuman dan makanan disajikan, dengan Kopi Gayo sebagai sajian utama yang paling dicari. Di tengah udara sejuk dan pemandangan hijau yang membentang, secangkir kopi terasa sangat berbeda dan istimewa.
Dukungan Penuh Duta Wisata
Duta Wisata Bener Meriah 2025, Rita Mistia, mengungkapkan betapa asyik dan nikmatnya suasana saat bertandang ke Seladang.
"Baru-baru ini, saya menyempatkan berkunjung ke lokasi tersebut. Di lokasi ini suasananya terasa hangat, sejuk, dan segar. Sensasi dinginnya kebun kopi berpadu dengan hangatnya secangkir kopi khas Gayo benar-benar membuat pikiran rileks dan damai," kata Rita kepada Habadaily.com, Selasa (22/4/2026).
Rita menuturkan bahwa pascabanjir Aceh pada akhir 2025 lalu, sejumlah lokasi di Bener Meriah memang sempat terdampak cukup parah.
"Namun, setelah bencana kemarin dan Seladang sempat terdampak, kini Seladang sudah bangkit kembali dan siap untuk menjadi salah satu tempat ngopi ternyaman di Bener Meriah," ujarnya optimis.
Sebagai Duta Wisata, Rita mengaku akan terus melakukan promosi, baik secara personal maupun digital dengan memanfaatkan media sosial yang ia miliki.

"Saya akan terus mempromosikan Seladang Kafe sebagai salah satu destinasi wisata yang wajib dikunjungi. Keunikannya ada pada pengalaman wisatawan yang bisa ngopi langsung di kebun kopi, bahkan melihat proses pembuatan kopi dari biji hingga menjadi secangkir minuman nikmat," imbuhnya.
Seladang Kafe kini kembali membuktikan diri bukan sekadar tempat singgah, melainkan ruang untuk memperlambat waktu, menikmati setiap tegukan, sambil kembali terhubung dengan alam dan kehidupan sederhana di dataran tinggi Gayo.
Editor: Suryadi