HABADAILY.COM - Universitas Syiah Kuala (USK) menerjunkan 429 mahasiswa dan 66 dosen untuk bergabung dalam Tim Supervisi Pemeriksaan dan Pemotongan Hewan Kurban (SPPHQ) 2025. Tim ini dilepas oleh Rektor USK, Prof. Dr. Ir. Marwan, di halaman Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) USK.
Acara pelepasan ditandai dengan penyerahan atribut tim secara simbolis oleh Rektor USK, dihadiri oleh berbagai pimpinan USK dan instansi terkait. Momen ini menandai dimulainya misi kemanusiaan dan pengabdian oleh dokter dan calon dokter hewan muda USK, sejalan dengan poin 12 dan 17 Sustainable Development Goals (SDGs) tentang konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab serta kemitraan untuk mencapai tujuan.
Tim SPPHQ akan bertugas di Banda Aceh dan Aceh Besar, serta 20 mahasiswa akan ditempatkan di luar Provinsi Aceh. Mereka akan mengawasi, memeriksa kesehatan hewan kurban sebelum dan sesudah disembelih, serta mengedukasi masyarakat tentang tata cara penyembelihan sesuai syariat Islam dan prinsip kesejahteraan hewan.
Rektor USK mengapresiasi peran aktif sivitas akademika dalam pengabdian kepada masyarakat.