Tim yang turut terlibat dalam upaya pemadaman ini, di antaranya petugas BPBD Aceh Barat, TNI, Polri, unsur Kecamatan Arongan Lambalek, dan masyarakat di sekitar lokasi kebakaran.
Pihaknya mengerahkan satu armada pemadam kebakaran ke lokasi kejadian, termasuk membawa sejumlah sarana pendukung guna memudahkan upaya pemadaman api di lokasi kebakaran.
Ia menyebutkan lahan yang terbakar merupakan milik masyarakat dan bukan milik korporasi.
Teuku Ronal menyebutkan, jika berpedoman kepada keterangan prakiraan cuaca yang diterbitkan oleh Stasiun BMKG Meulaboh, saat ini wilayah pantai barat Aceh rawan terjadinya bencana hidrometeorologi yaitu cenderung mengalami kekeringan yang sangat kering, khususnya pada siang hari.