OJK: Hasil Transaksi Bursa Karbon Masih Jauh dari Potensi

July 8, 2024 - 19:48
Ilustrasi perdagangan bursa karbon. [Dok: ajaib.co.id]
1 dari 3 halaman

HABADAILY.COM - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat nilai perdagangan bursa karbon selama 26 September 2023 hingga 28 Juni 2024 mencapai Rp 36,79 miliar dengan volume 608.740 ton setara karbondioksida. 

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Inarno Djajadi mengatakan, total nilai transaksi bursa karbon itu terdiri dari 26,85 persen di pasar reguler, 22,87 persen di pasar negosiasi, 50,23 persen di pasar lelang, dan 0,05 persen di marketplace. 

"Pada bursa karbon, sejak diluncurkan pada 26 September 2023 hingga 28 Juni 2024 tercatat 67 pengguna jasa yang mendapatkan izin," ujarnya saat konferensi pers Hasil Rapat Dewan Komisioner (RDK) OJK Bulanan Juni 2024 di Jakarta, Senin (8/7/2024).

Realisasi ini hanya sedikit bergerak dari posisi 31 Mei 2024. Saat itu total volume bursa karbon sebesar 608.427 ton setara karbondioksida dengan nilai transaksi sebesar Rp 36,77 miliar. Sementara potensi bursa karbon yang dimiliki Indonesia sekitar 1 gigaton setara karbondioksida dengan nilai sebesar Rp 3.000 triliun.

© 2026 PT Haba Inter Media | All rights reserved.