Kemenangan ini menurutnya, bukti nyata mahasiswa PNL tidak hanya unggul dalam bidang akademik dan teknologi, tetapi juga dalam pelestarian budaya dan bahasa.
Ia berharap keberhasilan Filipus memotivasi mahasiswa lain untuk lebih aktif dalam kegiatan serupa dan turut berkontribusi dalam menjaga kekayaan budaya Indonesia.
"Prestasi yang diraih oleh mahasiswa PNL merupakan kebanggaan tersendiri bagi civitas akademika PNL. Prestasi ini tidak hanya mencerminkan keberhasilan individu mahasiswa, tetapi juga mengangkat nama baik institusi PNL secara keseluruhan," kata Rizal.
Arhami, salah satu pejabat kampus, melanjutkan bahwa bahasa adalah alat komunikasi yang berfungsi sebagai jendela pengetahuan untuk memahami dunia.