Hindari Makanan Ini untuk Menjaga Kecerdasan Anak

May 26, 2024 - 17:46
Ilustrasi foto: aneka permen anak. [Unsplash]

HABADAILY.COM - Asupan makanan berdampak signifikan pada banyak aspek, tidak hanya kesehatan fisik tetapi juga kecerdasan seseorang. Beberapa makanan diketahui dapat mempengaruhi daya ingat dan cara berpikir, sehingga orang tua perlu bijak dalam memilih makanan untuk anak-anak mereka. 

Melansir CNN Indonesia, Minggu (26/5/2024), berikut ini adalah beberapa makanan yang harus dihindari agar kecerdasan anak tetap optimal.

1. Permen

Permen sering menjadi comfort food bagi anak-anak. Namun, pemberian permen dan makanan atau minuman manis lainnya harus dibatasi. Selain dapat menyebabkan obesitas, asupan gula tambahan dalam permen berdampak negatif pada otak. Komponen utama dalam makanan manis seperti fruktosa dan glukosa, menurut penelitian Healthline, dapat menurunkan fungsi otak, memori, dan kemampuan belajar. Hindari juga minuman bersoda dan minuman manis kemasan lainnya.

2. Cookies

Cookies adalah camilan favorit anak-anak, tetapi mengandung gula tambahan dan karbohidrat tinggi dari tepung. Karbohidrat dengan indeks glikemik (GI) tinggi terbukti mengganggu fungsi otak. Penelitian menunjukkan bahwa asupan makanan dengan GI tinggi dapat merusak daya ingat pada anak dan dewasa. Efek ini diduga dipicu oleh peradangan di hipokampus, bagian otak yang memengaruhi memori. Studi juga menemukan bahwa anak-anak yang mengonsumsi makanan tinggi karbohidrat memiliki skor kecerdasan nonverbal yang lebih rendah.

3. Junk Food

Junk food harus dibatasi karena kaya akan lemak trans yang berdampak buruk pada kesehatan otak. Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi lemak trans yang tinggi dapat menyebabkan daya ingat buruk, volume otak lebih rendah, dan penurunan fungsi kognitif. Selain junk food, gorengan yang kaya minyak juga perlu dihindari.

4. Mi Instan

Mi instan memang praktis dan lezat, tetapi makanan olahan ini dapat mengganggu fungsi otak. Studi menunjukkan bahwa asupan daging olahan seperti sosis dikaitkan dengan skor pembelajaran dan memori yang lebih rendah. Selain mi instan, hindari juga pemberian sosis dan nugget.

5. Kecap

Kecap dapat membuat masakan lebih nikmat, namun kandungan garamnya yang tinggi bisa berbahaya. Mengutip Yahoo! Life, sebuah studi pada 2014 menemukan bahwa tekanan darah tinggi akibat asupan garam berlebih dapat membatasi aliran darah ke otak dan berdampak negatif pada kemampuan fokus. Asupan garam juga berdampak buruk pada keterampilan berorganisasi dan memori, menjadikan kecap sebagai salah satu makanan yang harus dihindari.

Mana Makanan yang Sehat?

Sebaliknya, makanan sehat seperti ikan berlemak yang kaya akan asam lemak omega-3 dapat meningkatkan kesehatan otak dan fungsi kognitif. Menjaga fungsi kognitif anak sejak dini sangat penting, sehingga orang tua harus memperhatikan asupan makanan yang sehat dan bergizi. 

Dengan menghindari makanan yang dapat merusak kecerdasan dan memberikan makanan sehat, orang tua dapat membantu anak-anak mereka tumbuh dengan otak yang sehat dan fungsi kognitif yang optimal. []

© 2026 PT Haba Inter Media | All rights reserved.