Dia mengharapkan Plt Kepsek baru dapat membangun komunikasi dengan semua pihak, sehingga tidak menemui kendala dalam memajukan sekolah tersebut. “Lakukan gerakan inovasi agar sekolah ini terus membaik. Bangun kekompakan dengan komite dan guru, agar pembelajaran berjalan lancar,” harap Hamid.
Dirinya mengaku sangat menghargai pemikiran ketua komite sekolah. “Niat Bang Ismail Adam tentu untuk kemajuan sekolah ini juga. Saya juga paham betul atas kontribusinya terhadap kemajuan sekolah ini sejak pendirian sampai saat ini. Saya atas nama Kacabdin sangat mengapresiasi kerja nyata tanpa pamrih beliau terhadap sekolah ini,” pungkasnya.
Sementara itu, Hanafiah SPd MAP mengatakan dirinya siap melaksankan tugas di manapun ditempatkan oleh atasan. “Sebagai abdi negara, ketika ditempatkan di manapun, saya harus siap,” katanya.
Hanafiah menegaskan, dirinya akan melaksanakan tugas sesuai tupoksi. “Tentunya saya juga harus banyak belajar, menjalin komunikasi yang baik dengan komite dan para guru beserta staf. Intinya, saya sangat mengharapkan dukungan semua pihak agar dapat menjalankan amanah ini dengan baik sebagaimana harapan kita bersama,” tuturnya.

Ismail Adam, Ketua Komite SMK Negeri 1 Gandapura, mengatakan pihaknya tetap merasa keberatan dengan penempatan kepala sekolah yang berlatar belakang non-SMK tersebut. “Walaupun aturan tidak mengatur tentang hal itu, tapi tetap tak pantas secara filosofis,” katanya.
Sebab, lanjut Ismail Adam, ini tentang lembaga pendidikan yang akan mencetak kader-kader bangsa yang jauh lebih baik dari sebelumnya. “Ini jalur SMK, harusnya satu jalur. Saya juga lebih tahu dari nol tentang SMK ini,” kata anggota DPRK Bireuen ini.