UMKM Dinilai Jadi Penopang Ekonomi di Tengah Pandemi

March 9, 2021 - 22:40
Dyah Erti menjadi pembicara utama dalam Webinar Nasional Aceh Meusyuhu, di Anjong Mon Mata Meuligo Gubernur Aceh, Selasa (9/3/2021).
1 dari 3 halaman

HABADAILY.COM—Ketua Tim Penggerak PKK (TP PKK) Aceh Dyah Erti Idawati mengatakan 90 persen perekonomian Indonesia secara umum ditopang oleh Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Karena itu, Pemerintah Aceh akan terus memberikan dukungan dan pendampingan kepada para pelaku UMKM di Aceh.

Hal itu disampaikan Dyah saat menjadi keynote speaker (pembicara utama) dalam Webinar Nasional Aceh Meusyuhu, di Anjong Mon Mata Meuligo Gubernur Aceh, Selasa (9/3/2021).

“Tentunya kami TP PKK dan pemerintah sangat bangga dengan UMKM yang terus berjuang baik sebelum dan di tengah pandemi, sehingga menjadi salah satu penopang ekonomi yang paling stabil di tengah pandemi covid-19,” kata Dyah.

Dyah mengatakan, sebagai bentuk dukungan terhadap UMKM, Pemerintah Aceh telah melakukan berbagai upaya dan kebijakan untuk mengembalikan geliat dan kejayaan UMKM di Aceh. Salah satunya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan yang dapat menguntungkan UMKM.

“Pada tahun 2019, Gubernur Aceh telah mengeluarkan Instruksi dan imbauan tentang penggunaan produk lokal. Jadi kami imbau pada instansi pemerintah yang ada di Aceh, agar membeli produk lokal dalam mempergunakan anggaran belanjanya, Sehingga ada gairan dan keuangan yang bergulir di Aceh. Tentunya ini memberikan semangat untuk UMKM kita,” ujarnya.

© 2026 PT Haba Inter Media | All rights reserved.