“Memang prosesnya panjang dan tidak mudah, namun harus terus kita lakukan. Jadi, kalau adik-adik punya ide dan saran bisa langsung disampaikan kepada saya, agar bisa kita susun program yang nantinya kita eksekusi bersama,” imbau Dyah Erti.
Sementara itu, Panlima Suboh menjelaskan, anggota Aceh-Japan Art Community Concortium dan Zero Waste Academy merupakan generasi muda Aceh yang telah difasilitasi oleh Pemerintah Aceh untuk mengikuti kunjungan belajar ke Jepang.
“Dari komunitas ini, kita juga membentuk komunitas lainnya. Karena pada prinsipnya, komunitas harus banyak dan link harus dibangun dengan kuat agar program dan kegiatan dapat terus berjalan. Untuk itu, kami sangat beeharap dapat dilibatkan dalam kegiatan-kegiatan PKK Aceh maupun kegiatan lain,” ujar Panlima.
Dalam kesempatan tersebut, Panlima juga menyampaikan undangan kepada Wakil Ketua TP PKK Aceh bersedia hadir dan membuka acara yang akan diselenggarakan oleh Aceh-Japan Art Community Concortium, pada 8-10 Februari di PLTD Apung.