Lamseunong Akhiri Penantian Keluarga Korban Tsunami dari Idi

December 26, 2018 - 21:39
Warga menemukan 45 jasad korban tsunami di Lamseunong, Kajhu, Baitussalam Aceh Besar | HND

HABADAILY.COM - Penantian, ikhtiar dan doa Muhammad Fauzi, warga Idi, Aceh Timur, akhirnya berakhir setelah 14 tahun smong (tsunami) melanda Aceh. Pasalnya, jasad abangnya, Faisal Ridha, yang hilang dalam bencana ie beuna (tsunami) pada 26 Desember 2004 silam akhirnya ditemukan di Dusun Lamseunong, Kajhu, Aceh Besar pada Rabu (19/12/2018) lalu.

Saat ditemukan, jasad Faisal Ridha tidak sendiri. Ada 44 jenazah lainnya terkubur di liang yang sama di kawasan kompleks perumahan di Lamseunong tersebut. Abang kandung Muhammad Fauzi ini dapat diidentifikasi setelah ditemukan kartu identitas di kantong jenazah.

Selain Faisal Ridha, warga juga menemukan KTP Merah Putih milik Mariam Husin warga Ule Jurong Baroh Simpang Tiga Sigli, dan SIM Sri Yuniza asal Sei Karang. Warga juga mendapat KTP Burhanuddin warga Lambada Lhok di salah satu jenazah yang diketahui terkubur di lokasi, setelah pekerja komplek perumahan menggali safety tank.

Fauzi kepada wartawan, Rabu (26/12/2018) mengaku awalnya ragu jika jasad Faisal tersebut adalah saudara kandung yang dicarinya selama ini. Saat itu, dia baru mendapat selentingan kabar dari media online dan media sosial.

Selang waktu beberapa jam, Fauzi kemudian mendapat telepon dari perangkat Gampong Lamseunong, Kajhu, yang memberitahukan tentang temuan jenazah atas nama Faisal Ridha. 

"Mendapat kabar itu, anggota keluarga merasa bersyukur sekali, terutama ibu saya. Anak yang selama ini hilang, kini telah ditemukan jasadnya," ungkap Fauzi.

Pihak keluarga kemudian meminta warga Lamseunong untuk mengebumikan jasad Faisal Ridha di kampung halamannya, di Idi, Aceh Timur.

Fauzi mengatakan ibunya bahkan meyakinkan pihak keluarga kalau jasad tersebut adalah putranya, Faisal Ridha yang hilang bersama gelombang tsunami 14 tahun lalu.

"Penantian keluarga, ikhtiar dan doa ibu saya dan anggota keluarga selama ini tidak sia-sia. Allah ijabah doa kami selama 14 tahun ini," ujar Fauzi.

Keluarga besar Fauzi pun berterimakasih kepada warga Gampong Kajhu, relawan PMI, BPBA juga awak media yang telah mengabarkan temuan jenazah tersebut. Menurut Fauzi, kerja keras semua pihak tersebut telah membuat asa keluarganya menemukan jasad Faisal akhirnya berhasil.

Kini jenazah Faisal Ridha telah bersemayam di pemakaman keluarga di kampung halamannya, di Idi, Aceh Timur. "Kami sangat bersyukur, meski hanya jasad yang kami temukan," pungkas Fauzi.[bna]

Kontributor: Fitri

© 2026 PT Haba Inter Media | All rights reserved.