HABADAILY.COM - Warga Aceh Besar kembali merelokasi 13 jasad korban tsunami dari Dusun Keude Aron, Gampong Kajhu, Baitussalam, Senin (24/12/2018). Ke 13 jasad tersebut dipindahkan ke lokasi baru di kawasan depan Lembaga Permasyarakatan (LP) Kajhu.
"Ada 13 jasad yang dipindahkan, yang terdiri dari 7 jasad laki-laki dan 6 perempuan. Dari total 13 jasad tersebut, tiga di antaranya anak-anak yang terdiri dari 2 perempuan dan satu laki-laki," kata Firman, salah satu warga Dusun Keude Aron, Kajhu saat ditemui di lokasi.
Firman mengatakan pemindahan jasad korban tsunami ini sengaja dilakukan karena lokasi yang berada tepat di depan Masjid Kajhu tersebut hendak dibangun Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Selain itu, lokasi yang awalnya adalah pabrik dan kolam ikan sebelum tsunami tersebut juga bakal dibangun perumahan oleh developer.
"Tadi sudah disalatkan sekitar pukul 15.15 WIB, semua dikuburkan di depan penjara (LP Klas II B Kajhu)," kata Firman.
Sementara itu, Said Ramadhan, salah satu warga Kajhu yang mengaku terlibat dalam penguburan korban tsunami pasca bencana mengatakan, insiatif menggali makam di lokasi tersebut dilakukan terpaksa. Pasalnya, usai tsunami menghumbalang Kajhu, mobilisasi alat berat dan angkutan untuk evakuasi jenazah sulit dilakukan.