HABADAILY.COM – Rumah Sakit Ibnu Sina (RSIS) Indrapuri, Aceh Besar, memperoleh predikat terbaik pada ajang Healthcare Kaizen Festival (Kaifest) Nasional 2018 yang diselenggarakan di Bali, selama tiga hari 25 sampai 27 Juli 2018.
Keberhasilan RSIS atas penghargaan Kaizen Warrior dengan predikat terbaik ‘Gunung Emas’ itu diperoleh dalam kategori alih tehnologi informasi atas inovasi RSIS dalam mengembangkan sistem pelayanan pendaftaran pasien rujukan menggunakan barcode dan SMS gateway.
Manager IT RSIS, Faisal Binsar menjelaskan bahwa pasien rujukan dari puskesmas/klinik dapat mendaftar ke poliklinik spesialis melalui sms tanpa harus datang ke RSIS. Karena, sebutnya sistem otomatis akan membalas SMS dengan mengirimkan informasi nomor antrian, poli tujuan serta nama dokter spesialis.
“Pasien juga akan diingatkan untuk datang ke rumah sakit sesuai waktu pelayanan poli tanpa antrian. SMS itu juga otomatis menerbitkan nomor Surat Eligibilitas Pasien (SEP) sebagai kelengkapan administrasi klaim peserta BPJS Kesehatan,” sebutnya dalam rilis yang diterima Minggu (29/7/2018).
Direktur RS Ibnu Sina, Dr Wirdah, menambahkan dengan sistem itu, rumah sakit tidak perlu menyediakan ruang tunggu dan lahan parkir yang luas serta akan meningkatkan kepuasan pasien yang berkunjung ke RSIS.
“Kami berharap keberhasilan ini akan membuat RS Ibnu Sina dan rumah sakit lainnya untuk terus berinovasi menghasilkan ‘kaizen’ lainnya bidang healthcare,” pungkasnya.
Healthcare Kaizen Festival merupakan even bergengsi yang diselenggarakan untuk memacu manajemen RS melakukan perubahan dan perbaikan pelayanan di era disruption. Even yang dilaksanakan selama tiga hari di Bali itu diikuti 42 RS pemerintah dan swasta dari 14 provinsi di Indonesia.
Selain RSIS, RS lain yang mendapatkan ‘Gunung Emas’ di antaranya RS Pelni Jakarta, RS Islam Sultan Agung Semarang, RS Santo Borromeus Bandung, RSUD AM Parikesit Tenggarong.[acl]