HABADAILY.COM - Bebasnya aktivitas bongkar muat di lintas jalan nasional Medan-Banda Aceh, tepatnya kawasan Titi Rumbia, Kota Juang, Kabupaten Bireuen, Selasa 3 Juli 2018 siang memacetkan arus lalulintas pengguna jalan.
Selain truk, kemacetan tersebut juga menghambat lajunya mobil tangki, mobil pribadi serta puluhan sepeda motor selama beberapa menit dari arah Medan.
Kemacetan tersebut terjadi akibat satu unit truk bongkar muat yang hendak memutar arah persis, di depan deretan toko bangunan yang ada di Jalan Sultan Iskandar Muda, Bireuen itu.
Kondisi kemecatan arus lalulintas seperti itu bukan hanya sekali ini saja, namun hal itu sudah kerap terjadi dan kurang mendapatkan perhatian dari dinas terkait.
“Bekalangan Dinas Perhubungan Bireuen tidak mampu menindak terhadap pemilik truk. Setidaknya menertibkan truk-truk yang selama ini bebas melakukan bongkar muat barang di bahu jalan,” ujar seorang warga dikawasan itu, M Saleh.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bireuen, Mulyadi yang dikonfirmasi wartawan mengatakan, persoalan bongkar muat di titi jalan nasional tersebut akan dibahas dalam rapat Pemerintah Bireuen serta instansi terkait lainnya.
“Rencananya besok ada rapat pemindahan lokasi pedagang pasar pagi Bireuen ke Pasar Induk, Cureh. Maka saat itu kita menyampaikan terkait masalah bongkar muat barang, di tepi jalan nasional itu,” katanya singkat. [jp]
Magang: Joniful Bahri