HABADAILY.COM - Harga ikan di pasaran mengawali tahun 2016 mengalami peningkatan. Hal itu disebabkan oleh angin kencang yang membuat nelayan enggan melaut. Akibatnya, pasokan ikan ke Tempat Penampungan Ikan(TPI) menjadi sedikit dan harga menjadi naik.
Salah seorang penjual ikan di Peunayong, Banda Aceh, Saleh mengatakan cuaca tidak bersahabat sudah terjadi sejak memasuki awal tahun 2016. Untuk harga ikan tongkol, kata Saleh, naik dari Rp15 ribu perkilogram menjadi Rp30 ribu perkilogram.
"Awal bulan ini harga ikan sudah mulai mahal. Pasokan ikan kurang ke pasar mulai awal tahun baru, karena angin kencang," kata Saleh, Sabtu (2/1/2016).
Sementara itu, Sekretaris Panglima Laot Aceh Miftah Cut Adek membenarkan harga ikan di Banda Aceh mengalami peningkatan, karena stok ikan di pasar sedikit.
“Udah seminggu lalu harga ikan mahal. Nelayan belum melaut karena angin kencang. Cuaca masih kurang bagus,” kata Miftah.
Selain faktor cuaca, sebab lain yang membuat harga ikan mahal ialah musim ikan. Kata Miftah, saat ini ikan di laut sedang kurang melimpah. Ia memperkirakan, pertengahan Januari 2016 harga ikan kembali stabil.
"Memang musim ini ikan juga kurang, itu kalau kita lihat dari peta ikan di laut. Perkiraannya pertengahan Januari cuaca kembali normal dan nelayan sudah kembali melaut," ujarnya. [jp]