DATA BMKG 15 September 2019
Pemko Banda Aceh

40 Pengelola Objek Wisata Banda Aceh Ikuti Pelatihan

40 Pengelola Objek Wisata Banda Aceh  Ikuti Pelatihan

Para pengelola objek wisata ikuti pembekalan yang diselenggarakan Dispar Banda Aceh.

HABADAILY.COM—Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Banda Aceh menggelar Pelatihan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Tatakelola Destinasi Pariwisata.

Pelatihan tersebut diikuti oleh 40 peserta yang terdiri dari para pengelola objek wisata dan kelompok sadar wisata se-Banda Aceh, berlangsung selama tiga hari, 9-11 September 2019.

Dalam sambutannya saat membuka acara yang digelar di Aula Hotel Rasamala itu, Wakil Walikota Banda Aceh Zainal Arifin mendorong agar dalam kegiatan tersebut juga dibuka ruang diskusi untuk mengembangkan sektor pawisata.

"Ini penting untuk membuka wawasan kita semua karena pariwisata adalah salah satu pintu untuk menyejahterakan warga kota," kata pria yang kerap disapa Cek Zainal ini.

Ia juga berpesan kepada para peserta agar jangan ragu untuk mencantumkan atau menjual destinasi wisata halal, "yang saat ini begitu digemari terutama kuliner halal. Karena secara ilmu kesehatan kuliner halal itu benar-benar baik bagi kesehatan, dan itu juga diakui oleh non muslim," katanya.

Selain itu, Cek Zainal mengatakan dalam sektor wisata Banda Aceh juga sudah bekerjasama dengan Aceh Besar dan Sabang. "Jadi tak perlu ragu untuk ikut mempromosikan wisata di kedua daerah tetangga kita, karena wisatawan juga pasti akan singgah di Banda Aceh."

Jika Sabang terkenal dengan wisata bahari dan Aceh  Besar dengan wisata alamnya, ungkapnya, maka Banda Aceh punya wisata religi, sejarah, dan edukasi tsunami. "Akomodasi bagi wisatawan di kota kita juga sudah sangat memadai," katanya.

Sementara itu, Kadispar Banda Aceh Iskandar mengatakan kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan wawasan dan SDM para pelaku wisata, terutama terkait arah kebijakan umum Pemko Banda Aceh di sektor pariwisata.

"Materi pelatihannya kita berikan dalam bentuk teori dua sesi, dan satu sesi studi komparatif dengan mengunjungi objek wisata di Banda Aceh. Kita harapkan setelah pelatihan, para peserta mampu mengimplementasikan kompetensinya untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan," katanya.[]

Komentar
Baca Juga
Terbaru