SIFC 2018

Sabang International Freediving Event Perdana Prakarsa Anak Negeri

Redaksi - habadaily
07 Nov 2018, 13:41 WIB
Sabang International Freediving Event Perdana Prakarsa Anak Negeri Istimewa

HABADAILY.COM - Sabang International Freediving Competition (SIFC) 2018 menjadi ajang internasional perdana yang diprakarsai anak negeri. Meskipun freediving sering digelar di Indonesia, tetapi event tersebut dibuat oleh warga negara asing.

Demikian disampaikan Anggota Percepatan Pengembangan Wisata Bahari Kementerian Pariwasata (Kemenpar) Indonesia, Daniel Abimanyu Carnadie, di Hotel Mata Ie Resort, Sabang, Selasa (06/11/2018).

“Selama ini, freediving di Indonesia dibuat negara tetangga, seperti Australia, Singapura dan banyak lainnya. Mereka memanfaatkan wisata bahari kita yang begitu indah,” ujar Abi, sapaan akrab pria tersebut.

Abi mengatakan perjalanan freediving di Indonesia sudah berkembang sangat pesat, baik segi atlitnya maupun pariwisatanya. Makanya, SIFC 2018 ini merupakan salah satu program percepatan perkembangan wisata bahari yang digagas Kemenpar.

“Salah satu perkembangan cepat wisata bahari adalah freediving. Kalau dalam segi wisata, tujuan kita mempromosikan destinasi. Ternyata pada acara Sail Sabang tahun lalu, tanggapannya baik dalam segi pariwisata kita. Selain itu juga dari induk freediving menjadi bagus, akhirnya digelar lagi,” ujar Anggota Bidang 3 Urusan Wisata Bawah Air Kemenpar Indonesia itu.

Dia turut mengapresiasi kesiapan penyelenggara SIFC 2018 ini.

Abi juga menyebutkan keikutsertaan freediver asing ikut menguntungkan bagi promosi wisata Indonesia, terutama Sabang. Seperti diketahui, ada puluhan peserta dari 23 negara yang ikut serta dalam SIFC 2018 ini. Mereka rata-rata ingin memecahkan rekor dari negaranya sendiri di Teluk Balohan.

“Semua itu baik bagi promosi wisata kita, setelah di-broadcast pada website official, maka makin banyak turis yang masuk dan mengenal wisata kita,” kata Abi Carnadie, Diving Instructure & Bubbles Dive Center.[boy]

Loading...