Air Mata Pengantin dan Laksamana Mengamuk yang Bikin Penasaran

Redaksi - habadaily
04 Nov 2018, 23:34 WIB
Air Mata Pengantin dan Laksamana Mengamuk yang Bikin Penasaran

HABADAILY.COM - Air Mata Pengantin dan Laksamana Mengamuk menjadi kuliner paling mengundang perhatian para pengunjung di Expo Unsyiah Fair XIII. Kuliner bernama unik ini berasal dari Bumi Melayu Lancang Kuning yang dijual di stan Ikatan Pelajar Mahasiswa Riau (IPMR) Aceh, Minggu (04/11/2018).

Nindi merupakan salah satu pengunjung yang mengaku penasaran dengan kuliner tersebut. "Air Mata Pengantin, karena warna sama namanya unik," kata Nindi, saat ditemui di sela-sela expo yang berlangsung di Kompleks Pelajar Mahasiswa Darussalam, Banda Aceh.

Di arena expo ini banyak menu kuliner yang dijadikan andalan masing-masing stan. Namun, Nindi mengaku tergoda dengan kuliner asal Riau tersebut.

"Minumannya enak, kayak ada manis-manis asamnya gitu, dan jellynya juga manis, jadi terasa lebih segar setelah nikmatnya," kata Nindi lagi.

Chairani selaku penjual kuliner khas Riau itu pun menceritakan sedikit komposisi makanan yang mendatangkan rasa penasaran para pengunjung tersebut. Dia juga menjelaskan secara singkat sejarah dari dua minuman tersebut.

Menurut Chairani, Minuman Air Mata Pengantin berawal dari tradisi masyarakat Riau yang selalu menyediakan minuman ini saat acara pernikahan. 

Berhubung pernikahan identik dengan kebahagiaan, maka minuman ini lambat laun disebut sebagai air mata pengantin.

"Air mata tersebut adalah air mata kebahagiaan dari pihak pengantin," jelas Rani.

Sementara itu, terkait rasanya, Rani menyebutkan campuran sederhana yang dipakai adalah agar-agar dengan variasi warna merah, kuning, dan hijau. Campuran warna ini menjadi menarik untuk dilihat. 

"Setelah itu ditambah selasih, sirup manis berwarna merah, serta sirup warna jingga (rasa jeruk)," kata Rani.

Berbeda dengan minuman Air Mata Pengantin yang identik dengan kebahagiaan, minuman Laksamana Mengamuk memiliki cerita tersendiri bagi masyarakat Riau.

Berdasarkan cerita, kata Chairani, minuman berbahan dasar buah kuini dan dicampur santan, gula, selasi, serta agar-agar ini berawal dari legenda seorang laksamana yang merasa sakit hati karena istrinya direbut seorang raja. 

Melampiaskan amarahnya, ditebaslah seluruh pohon kuini yang ada di rumahnya hingga buat tersebut terpotong-potong kecil. 

"Kemudian salah seorang ibu berinisiatif untuk memanfaatkan buah kuini itu untuk dijadikan minuman. Minuman itulah yang kini dikenal Laksama Mengamuk," jelas Rani lagi.

Adapun harga minuman ini dijual cukup terjangkau, yakni untuk Air Mata Pengantin Rp10 ribu per porsi dan Laksamana Mengamuk Rp12 ribu per porsi.[boy/ril]

Loading...