DATA BMKG 13 Desember 2019

Fahrizal Dillah… Balada 24 Menit Mantan Idola

Fahrizal Dillah… Balada 24 Menit Mantan Idola

Fahrizal Dillah [Foto Rakyat Aceh]

HABADAILY.COM - ADA nyanyian lantang yang menghilang dari fans setia Persiraja. Nyaris sepanjang musim ini, “Fahrizal Dillah… Fahrizal Dillah… kami haus golmu…, apa yang kau tunggu,” menjadi senyap. Padahal, chant itu acap terdengar beberapa tahun lalu. Kini, bunyi chant itu benar-benar padam.

Pria bertubuh jangkung ini adalah bomber mum- puni dalam beberapa tahun belakangan. Dia menjadi penggawa yahud di depan kotak penalti. Sepakannya deras dan keras. Lantas, lakab bintang tersemat pada sosok yang akrab dengan jersey 27 itu.

Tapi, sial baginya, sejak penggantian pelatih, menit tampilnya pun menipis. Ya, musim ini menjadi semacam “puncak” karier baginya. Klimaks. Tak ada gol yang menghujam jala lawan seperti musim lalu. Sebab dia lebih banyak menjadi penghangat bangku cadangan.

Sinyal karirnya bakal berakhir, tercium pada laga melawan Blitar Bandung United. Bermain di pekan ketujuh Liga 2 musim 2019, Persiraja Banda Aceh sukses mengeksekusi tamunya dengan skor 2-1.

Selasa Malam 23 Juli 2019, seakan menjadi malam “permaluan” Fahrizal Dillah di depan publik lampineung yang memadati Stadion H Dimurthala. Pasalnya, dalam laga itu, sang bintang hanya tampil 24 menit saja.

Suami dari Kartika Maharani ini baru dimasukkan pada menit 61. Ia menggantikan Irvan Yunus Mofu. Masuknya mantan tandem Cristian Bekatal saat Persiraja dibesut Herry Kiswanto itu guna menambah intensitas serangan Lantak Laju. Makanya, saat itu, Nakata dkk bermain dengan dua striker sekaligus di lini depan; 4-4-2.

Nyatanya, perjudian yang dilakukan Hendri tidak berjalan sesuai rencana dan justru membuat Blitar berhasil menyamakan kedudukan. Gol itu pada menit 70, dan itu bukan kesalahan Dillah.

Lalu, Persiraja kembali unggul di menit 78. Lantas tim pelatih sepakat untuk kembali menarik Dillah guna mengamankan kemenangan. “Makanya kita sepakat, kita bikin taktik ganti lagi Dillah, masukin (Fery) Komul,” jelas dia.
 
Alasannya, di beberapa menit akhir, Persiraja me- makai dua gelandang bertahan sehingga hasilnya memang tidak ada lagi peluang-peluang berbahaya dari lawan.

Memang, Hendri Susilo tak layak disalahkan. Dia memilih pemain yang siap sesuai dengan taktik yang sudah dia racik. “Saya harap Dillah (Fahrizal) bermain seperti di latihan. Ternyata tidak seperti yang saya harapkan,” tukas Hendri kepada awak media.

“Malam ini secara tim (permainan) terburuk Persi- raja menurut saya. Tapi dalam sepakbola yang pent- ing hasilnya, yang penting kita menang,” ujar Pelatih Persiraja, Hendri Susilo, usai pertandingan.

Namun Hendri tidak menyalahkan pemain atas permainan buruk yang ditampilkan. Ia menilai wajar pemainnya bermain buruk setelah menjalani enam laga sebelumnya dengan intensitas tinggi dan tantan- gan yang berbeda.

Balada tentang Dillah tak berakhir sampai di situ.

Bahkan ketika menjawab pertanyaan media dalam sesi jumpa pers sebelum laga lawan Persibat Batang, Hendri Susilo bilang begini.

“Saya jelaskan, dia (Fahrizal) indisipliner. Saya bawa ke tur tak mau, pemain cedera, dia saya panggil tak mau, why…? Itu berarti hatinya sudah nggak di…,” tukas mantan pelatih Persisam era ISL yang sengaja menggantung ucapannya.

Fahrizal sendiri tak ingin memperpanjang polemik.

Putra Ubaydillah dan Rusbayani ini memilih kalem. Dia mengaku mungkin saat ini bukan “rezekinya” di Persiraja.

Memang, terlepas dari segala drama yang sedang mendera pemain kelahiran 14 April 1990. Sokongan semangat datang dari para pendukung Lantak Laju.

“Tetap semangat abang, semangat pantang menyerah demi menggapai cita-cita abang. Pohon yang tinggi akan semakin kencang pula angin di atasnya,” tulis M Reza Saputra.

“Kata-kata ini akan melekat sampai kapan pun bagi kami Skullers dan pecinta Persiraja! Karena kita pernah berjuang bersama-sama menuju kasta terting- gi Indonesia.”

Sementara akun resmi Skull juga ikut memberi support kepada idolanya. “Terima kasih atas dedikasimu predator, sejarah akan selalu mengenangmu. Semoga kedepan kita bisa berjuang bersama lagi.” Semoga![]

Berita ini sudah tayang di HD Indonesia : Edisi : 03 ( 02-15 SEPTEMBER 2019 )

Komentar
Terbaru