DATA BMKG 18 November 2019

Puluhan Masyarakat Dapat Pelatihan Ilmu Alat Musik Tradisional dan Workshop Musik

Puluhan Masyarakat Dapat Pelatihan Ilmu Alat Musik Tradisional dan Workshop Musik

Puluhan Masyarakat Dapat Ilmu Alat Musik Tradisional dan Workshop Musik - FOTO:HABADAILY.COM/IST

HABADAILY.COM – Puluhan masyarakat yang berasal dari Bireuen, Pidie, Lhokseumawe dan Aceh Utara, mengikuti Pelatihan Pengrajin Peralatan Tradisional, Pameran Alat Musik Tradisional dan Workshop Musik Aceh yang merupakan sebuah kegiatan di laksanakan oleh UPTD Taman Seni dan Budaya Aceh dalam rangka mendukung event Aceh International Percussion 2019 yang berlangsung di Bireuen.

Kegiatan ini sendiri merupakan pelatihan pembuatan Rapa’i, Pameran alat musik tradisional Aceh dan workshop musik yang meliputi kesenian Rapa’I Geurimpheng, Rapa’I Pulot Geurimpheng dan Geundrang bagi komunitas seni dan sanggar sekolah yang ada di Bireuen, Pidie, Lhokseumawe dan Aceh Utara. 

"Pelatihan Pembuatan Rapa’i dan pameran ini berlangsung pada tanggal 12-15 Oktober 2019 yang di pusatkan di arena Aceh International Percussion, sedangkan untuk workshop musik digelar di Hotel Graha Buana Bireuen yang dimulai pada tanggal 14-15 Oktober 2019," Kata Jamal Taloe kepada Habadaily.com, Selasa (15/10/2019).

Kata Jamal, Dengan adanya pelatihan Pembuatan Rapa’I peserta dan pengunjung yang datang mengikuti pelatihan musik serta pengunjung stand pameran dapat belajar secara langsung bagaimana tekhnik membuat dan memahami lebih jauh tentang rapa’I ini sendiri sebagai alat musik tradisional Aceh.

"Kegiatan pelatihan ini menghadirkan dua pabrik Rapa’I yang ada di Matang Glumpang Dua dan dari Lhokseumawe dan Pemateri pelatihan pengrajin peralatan tradisional aceh ada Syeh Rasyid dan Junaidi sedangkan Pemateri workshop musik aceh, pak Usmani Kan-Dang,  Syeh Ayi Bireuen, Syeh Ali Pidie dan Saya sendiri," Kata Jamal.

Jamal juga mengaku, Kegiatan workshop musik Aceh yang di mulai pada tanggal 14 hingga 15 Oktober 2019 dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh yang dalam hal ini di wakili oleh Kabid Bahasa dan Seni, juga di hadiri oleh Kepala UPTD Taman Seni dan Budaya Aceh, para pemateri dan tamu undangan lainnya. 

"Selain menjadi sarana edukasi bagi para pengarajin juga bagi komunitas untuk lebih menambah pengetahuan di bidang musik tradisi khusunya Rapa’i. Kegiatan ini di ikuti oleh oleh 20 peserta yang berasal dari Bireuen, Pidie, Lhokseumawe dan Aceh Utara," Tutup Jamal.

Komentar
Baca Juga
Terbaru