Polisi Resmi Tetapkan Edi Saputra Tersangka Pembunuh Nenek dan Cucu di Abdya

Mustafaruddin - habadaily
20 Mei 2017, 12:37 WIB
Polisi Resmi Tetapkan Edi Saputra Tersangka Pembunuh Nenek dan Cucu di Abdya Polisi menjaga ketat tersangka Edi Saputra di Mapolres Abdya | Mustfarauddin | Habadaily.com

HABADAILY.COM - Kepolisian Resort (Polres) Aceh Barat Daya ( Abdya ) resmi menetapkan Edi Saputra (27) asal Kampung Lemah Burhana, Bebesan, Aceh Tengah sebagai tersangka pembunuhan nenek dan dua cucu di Gampoeng Meudang Ara Kecamatan Blangpidie, Kamis 18 Mei 2017.

BACA: Nenek Bersama Dua Cucu Ditemukan Tewas di Rumahnya

Penetapan tersangka tersebut disampaikan Kapolres Abdya, AKBP Andy Hermawan  dalam konfernsi pers di Mapolres setempat, Sabtu  (20/05/2017)."Hari ini ES resmi kita tetapkan sebagai tersangka pembunuhan nenek dan dua cucu di Blangpidie," kata AKBP Andy Hermawan.

Penetapan Edi Saputra sebagai tersangka berdasarkan alat bukti yang kuat. Polisi juga mengamankan barang bukti berupa, satu buah Hp ,satu buah pisau, tas, obeng,dan senter serta dua buah kunci rumah dari tangan pelaku.

Andy Hermawan menjelaskan untuk saat ini pelaku masih perorangan (tunggal), namun polisi masih terus melakukan perkembangan. Atas perbutannya, pelaku dijerat Pasal 365 ayat (1) Jo Pasal 339 KUHP Jo Undang-undang No.35 tahun 2014 tentang perlindungan Anak dengan ancaman hukuman seumur hidup.

Kapolres mengatakan tersangka Edi Saputra ditangkap di wilayah hukum Polres Aceh Tengah oleh polisi setempat sekira Pukul 10.00 WIb, Jumat (19/05/2017) di Gampoeng lemah Burbana kecamatan Bebesan, Aceh Tengah. Tersangka kemudian dibawa ke Polres Abdya.

BACA: Polisi Tengkap Pelaku Pembunuhan Sekeluarga di Abdya

Sebelumnya diberitakan, Wirnalis (60) seorang nenek bersama dua cucinya Habibi (8) dan Fakhrurrazi (14)  ditemukan tak bernyawa di rumah sang nenek di Desa Meudang Ara, Kecamatan Blangpidie, Aceh Barat Daya (Abdya), Rabu ( 17/05/2017 ). Kejadian itu menggemparkan warga setempat.

Pertama menemukan ketiga korban adalah Musliadi, ayah kandung Habibi dan Fakhrurrazi atau menantu dari korban Yurnalis. Musliadi mengaku, awalnya ingin datang ke rumah mertuanya untuk menjenguk ibu mertuanya dan kedua anaknya yang malam itu tidur di bersama neneknya.[jp]

Loading...