DATA BMKG 16 April 2021

Mahasiswa KKN USK Ajarkan Anak Membuat Masker Tie Dye

Mahasiswa KKN USK Ajarkan Anak Membuat Masker Tie Dye

Kampus USK Aceh.

HABADAILY.COM—Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik Merdeka Mengajar II (KKNT-MM II) Universitas Syiah Kuala (USK), mengajarkan anak-anak di Gampong Neusu Jaya memproduksi masker tie dye.

Mahasiswa tersebut adalah mahasiswa dari kelompok PA352 yang beranggotakan lima mahasiswi, yaitu Frisa Maghfirah, Almadita Juli Saputri, Cut Farah Nurfanisya, Devi Yuliansyah, dan Susi Daryanti. Kelimanya berasal dari tiga fakultas berbada, yaitu FMIPA, FP, dan FKIP USK. Kelompok PA352 ini berada di bawah bimbingan Rina Suryani Oktari SKep MSi, dosen Fakultas Kedokteran USK.

Selain sebagai upaya pencegahan covid-19, pembuatan masker dengan teknik die tye ini bertujuan untuk membangkitkan keingininan anak-anak untuk memakai masker.

“Kegiatan ini memang dikhususkan bagi kalangan anak-anak. Tujuannya, untuk meningkatkan kesadaran anak-anak memakai masker setiap keluar rumah sebagai adaptasi kebiasaan baru dimasa pandemi seperti sekarang ini,” ungkap Rina Suryani.

Kegiatan ini, tambah Rina, berlangsung di halaman Masjid Al-Falah Gampong Neusu Jaya. Pembuatan masker tie dye dilakukan dengan mengajak anak-anak Gampong Neusu Jaya bersama-sama berkreasi. Anak-anak diajarkan melipat masker putih untuk menghasilkan motif tertentu dan diwarnai menggunakan pewarna pakaian yang telah dicampur dengan air. Kemudian  masker tersebut didiamkan selama 3 jam, dibilas, lalu dijemur.

Menurut Rina, kegiatan ini juga dapat meningkatkan kreativitas anak-anak dalam bidang mewarnai. Mereka pun akan merasa bangga memakai masker hasil kreasi mereka sendiri. Terlihat dari antusiasme mereka saat melihat hasil karyanya.

Kegiatan pembuatan masker tie dye ini sebenarnya hanya kegiatan pendukung dari kegiatan utama KKNT-MM. Sedangkan program utam dari KKN ini adalah bimbingan calistung. Diantaranya bimbingan membaca dengan menggunakan metode Kartisin (membuat kartu huruf dan kartu angka dari karton serta membentuk huruf dari plastisin), bimbingan menulis dengan metode Ranuta (merangkai dan menulis kata di kertas karton dengan menggunakan kata yang terdapat di lingkungan sekitar siswa), dan bimbingan menghitung dengan metode utang (belajar menghitung dengan bermain permainan ular tangga sebagai media pembelajaran).

Disamping kegiatan utama tersebut, mahasiswa KKNT-MM USK juga melakukan kegiatan pendukung seperti sosialisasi tentang pencegahan covid-19, pembuatan dan pembagian masker, serta pembagian vitamin dan madu sachet. Mahasiswa juga melakukan edukasi cara mencuci tangan yang baik dan benar, penanaman TOGA (Tanaman Obat Keluarga), kreativitas melipat origami, puzzle profes ,  menanam dengan cara teknik vertikultur, pembuatan dan pembagian hand sanitizer berbahan alami, dan lomba mewarnai.[]

Komentar
Baca Juga
Terbaru