DATA BMKG 30 November 2020

Komisi Informasi Aceh Visitasi PPID Unsyiah

Komisi Informasi Aceh Visitasi PPID Unsyiah

Komisi Informasi Aceh (KIA) melakukan visitasi di PPID Unsyiah..

HABADAILY.COM—Tim Evaluasi Badan Publik dari Komisi Informasi Aceh (KIA) melakukan visitasi keterbukaan informasi publik yang dilaksanakan oleh Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi Universitas Syiah Kuala (PPID Unsyiah).

Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Ketua KIA Drs Yusran MSi yang disambut oleh Kepala Biro Perencanaan dan Humas, Abdul Rochim SSos MPd di Kantor PPID bagian Humas Unsyiah, Jumat (25/10).

Yusran mengatakan visitasi ini untuk mengevaluasi implementasi undang-undang nomor 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik yang telah diterapkan oleh kampus terbesar di Aceh itu. KIA ingin melihat sejauh mana implementasi itu telah diterapkan.

“Selain melihat sejauh mana implementasi keterbukaan informasi publik, kita juga mengecek dokumen dan sarana pendukung yang menunjang pelayanan informasi kepada masyarakat,” ujarnya.

Dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, menurut Yusran, pengelolaan PPID Unsyiah mengalami perkembangan yang sangat signifikan. Ini terlihat dari terobosan Unsyiah dalam menambah media penyajian informasi, seperti website, aplikasi smartphone, TV informasi, media sosial, hingga billboard.

Inovasi keunggulan ini dapat menjadi pemantik bagi Unsyiah untuk terus menyempurnakan keterbukaan informasi publik agar dapat dikonsumsi publik secara transparan. Terlebih lagi di tahun ini, Unsyiah kembali masuk sebagai salah satu nominasi Anugerah Keterbukaan Informasi Publik yang diselenggarakan oleh KIA,” katanya.

Sementara itu, Abdul Rochim menilai kunjungan ini menjadi penyemangat bagi pengelola PPID Unsyiah untuk terus menyajikan informasi kepada masyarakat. Ia menambahkan, selama ini PPID Unsyiah telah dikelola secara transparan dan akuntabel di bawah Humas Unsyiah.

?Masyarakat bisa mengakses langsung informasi yang dibutuhkan melalui website www.ppid.unsyiah.ac.id atau aplikasi smartphone PPID Unsyiah yang dapat diunduh di Play Store,” katanya.

Melalui terobosan ini, diharapkan masyarakat dapat mengakses informasi yang dibutuhkan hingga melaporkan keberatannya. “Terobosan ini merupakan wujud kepatuhan Unsyiah dalam menjalankan keterbukaan informasi publik sesuai amanat perundang-undangan,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi kepercayaan KIA yang kembali memilih Unsyiah sebagai salah satu perguruan tinggi yang dinominasikan di Anugerah Keterbukaan Informasi Publik. Kepercayaan ini, tambahnya, mengulang kesuksesan Unsyiah yang pernah masuk nominasi di penghargaan tersebut di tahun 2017. Saat itu, Unsyiah meraih peringkat pertama terkait keterbukaan informasi badan publik kategori perguruan tinggi.[]

Komentar
Baca Juga
Terbaru