DATA BMKG 03 April 2020

Derita Usus Buntu, ABK Asal Filiphina Dievakuasi di Banda Aceh

Derita Usus Buntu, ABK Asal Filiphina Dievakuasi di Banda Aceh

HABADAILY.COM – Seorang Anak Buah Kapal (ABK) MT Boyaca, Taningco Guillermo Bailon (61) dievakuasi karena menderita gangguan usus buntu di perairan laut selat Benggala, Kamis (26/01/2017).

Taningco warga Filiphina ini dievakuasi oleh Badan Sar Nasional (Basarnas) Aceh ke Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin (RSUZA), Banda Aceh untuk perawatan medis. Tim evakuasi berhasil mendaratkan ABK yang sakit itu pada sekira pukul 13.00 WIB melalui pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh.

Kapal berbendera Singapure ini sedang menempuh perjalanan dari Venezuela menuju  Cina. Sampai di peraian Aceh, Taningco tak mampu lagi melanjutkan perjalanan karena menderita usus buntu dan langsung meminta pertolongan pada Basarnas.

“Dia harus kita evakuasi di perairan Aceh karena mengalami penyakit usus buntu dan tidak sanggub lagi melajutkan perjalanan,” kata Kepala Basarnas Aceh, Suyatno Harjo, melalui kapten kapal Basarnas, Supriyadi, Kamis (26/01/2017) di Ulee Lheue, Banda Aceh.

Kata Supriyadi, setelah mendapat informasi, pihaknya langsung bergerak tadi pagi pukul 07.00 WIB menuju selat Benggala menggunakan Kapal KN. SAR Kresna - 232 milik Basarnas Aceh dari pelabuhan Ulee Lheue Banda Aceh.

“Saat hendak kita evakuasi, sempat terkendala gelombang tinggi mencapai dua meter, maka sedikit lama mencapai 8 jam,” jelas Supriyadi.

Setelah dievakuasi, korban langsung diserahkan pada pihak tim Karantina Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh. Kemudian korban dibawa ke RSUZA, Banda Aceh untuk mendapatkan perawatan medis selanjutnya.

“Korban langsung dibawa RSUZA Banda Aceh, untuk mendapatkan perawatan Medis,” tutupnya.[acl]

Komentar
Baca Juga
Terbaru