DATA BMKG 28 Januari 2020

Ini Tanggapan Illiza Tentang Syariat Islam

Ini Tanggapan Illiza Tentang Syariat Islam

Wali Kota Banda Aceh, Illiza Saaduddin Djamal, di DPRK Banda Aceh Kamis (10/12/15). HABADAILY.COM/SURYADI KTB

HABADAILY.COM- Wali Kota Banda Aceh, Illiza Saaduddin Djamal mengaku setiap pelanggaran syariah yang dilakukan oleh siapapun baik pelanggaran maisir, khalwat, khamar maupun zina dan pelanggaran lainnya sesuai dengan Qanun Nomor 6 Tahun 2014 tentang hukum jinayah, akan mendapatkan hukuman.

“Syariat Islam tidak mengenal pejabat atau masyarakat, orang kaya maupun miskin, semua sama," kata Illiza menanggapi kritikan Fraksi Partai NasDem DPRK Banda Aceh.

Pada saran dan pendapat dewan, serta pemandangan umum anggota dewan dan komisi DPRK Banda Aceh dalam rangka pembahasan rancangan qanun tentang APBK Banda Aceh, tahun anggaran 2016. Kamis (10/12/15).

Kata Illiza, Apabila ditemukan dan dapat dibuktikan, tanpa kecuali akan diproses oleh Satpol PP/WH Kota Banda Aceh dan diajukan ke Mahkamah Syariah melalui Kejaksaan Negeri Banda Aceh untuk mendapatkan penetapan hukuman oleh hakim.

NasDem Sorot Kinerja Pemkot

Fraksi Partai NasDem, Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh mengaku disamping keberhasilan yang dicapai namun masih banyak yang harus dibenahi oleh Pemerintah Kota Banda Aceh, begitu halnya dengan penerapan syariat islam masih terlihat tumpul kebawah. 

"Selama ini, kita masih mendengar Penerapan Syariat Islam di media bahwa Pemerintah Kota Banda Aceh berkesan perlakuan hukum lebih kepada masyarakat bawah ketimbang kepada pajabat publik, Sejatinya dalam penerapan hukuman tidak mengenal pilih kasih", Kata Abdur Rafur, Anggota DPRK Banda Aceh dari Fraksi Nasdem. 

Yang disampaikan pada Pandangan umum Anggota DPRK Banda Aceh terhadap Rancangan Qanun tentang APBK - Banda Aceh tahun anggaran 2016, pada (08/12/15) lalu.

Komentar
Terbaru