DATA BMKG 25 November 2020

Perempuan Sudah Banyak ke Sawah, Malam "Dikerjain" Lagi

Perempuan Sudah Banyak ke Sawah, Malam

HABADAILY.COM – Wakil Bupati Aceh Besar, Syamsulrizal pada acara panen raya di Kecamatan Kuta Cot Glie menyindir kaum laki-laki yang malas turun ke sawah. Justru yang terlihat mayoritas perempuan yang setiap hari berada menanam padi.

Dia meminta kepada kaum adam sedikit ada rasa malu pada kaum hawa di Aceh Besar siang hingga sore berada di sawah untuk menanam padi. Sementara kaum pria, baik remaja, dewasa hingga yang sudah tua lebih banyak nongkrong di Warung Kopi (Warkop).

“Kamu hawa, pagi ke sawah, siang ke sawah, sore ke sawah dan malam ‘dikerjain’ lagi sama suaminya, kasihan perempuan, capek mereka,” sindir Syamsulrizal, Kamis (3/9) paska panen raya.

Sindiran ini dilontarkan fenomena di Aceh Besar kebanyakan yang turun ke sawah adalah perempuan. Dari tahap menanam, membersihkan padi dari rumput hingga musim panen 80 persen perempuan yang mengerjakannya.

“Fenomena ini tidak boleh terjadi lagi ke depan, laki-laki harus turun ke sawah,” pintanya.

Katanya, bila ada muda tidak mulai turun ke sawah sejak sekarang. Dia mengkhawatirkan kedepan tidak ada lagi yang bisa bersawah. Karena semua yang mau turun ke sawah saat ini sudah menghadap sang Khalik.

“Kalau begini kita terancam, gak ada yang mau pergi ke sawah, sama artinya kita terancam lapar,” tukasnya.

Oleh karena itu, ia mengajak seluruh muda-mudi, baik perempuan maupun laki-laki saatnya terjun langsung ke sawah untuk menanam padi. Terlebih pihak TNI, kata Syamsulrizal, bersedia setiap saat membimbing turun ke sawah demi terwujudnya swasembada pangan.

Masih banyaknya terdapat lahan tidur di Aceh Besar, lanjutnya, ada korelasi dengan masyarakat yang masih tidur alias tidak mau bekerja di sawah. Bila semua masyarakat mau turun ke sawah, tidak mungkin ada terdapat lahan tidur di Aceh Besar.

“Lahan tidur ada hubungannya dengan orang tidur, makanya mulai sekarang jangan tidur lagi, anak muda ayo ke sawah dan jadikan Aceh Besar menjadi lumbung pangan,” tambahnya.[]

Komentar
Terbaru