DATA BMKG 17 Agustus 2019
Pemko Banda Aceh

Banda Aceh Jadi Kota Terbaik dalam Penanganan Konflik Sosial

Banda Aceh Jadi Kota Terbaik dalam Penanganan Konflik Sosial

Walikota Banda Aceh menerima penghargaan kota terbaik penangan konflik sosial.

HABADAILY.COM—Prestasi dan inovasi Walikota Banda Aceh Aminullah Usman khususnya dalam penanganan konflik sosial mendapat apresiasi dan penghargaan dari Pemerintah Pusat.

Penghargaan berupa piagam dan plakat tersebut diserahkan langsung oleh Menkopolhukam Wiranto dan Mendagri Tjahjo Kumolo kepada Wali Kota Aminullah pada acara Rakornas Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial 2019, Kamis (16/5/2019), di Jakarta.

"Alhamdulillah, hari ini Banda Aceh kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Dari 514 kabupaten/kota se-Indonesia, kita menjadi yang terbaik dalam hal penanganan konflik sosial," kata Aminullah usai menerima penghargaan.

Menurutnya, indikator penerimaan penghargaan tersebut karena Banda Aceh termasuk kota dalam kategori aman. "Tidak pernah terjadi konflik antar suku maupun agama di Banda Aceh. Dan kita juga sukses menyelenggarakan Pemilu 2019 tanpa ada gesekan," ungkapnya.

"Tadi Pak Wiranto mengatakan sangat mengapresiasi kinerja Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial Banda Aceh yang dibentuk dan diketuai oleh walikota. Kerja keras dan kerja sama tim terpadu ini berhasil menciptakan kondisi yang kondusif terutama menjelang dan pasca Pemilu."

"Terima kasih pula kami sampaikan kepada segenap unsur Forkopimda dan masyarakat atas dukungannya selama ini. Bersama kita dapat membuktikan bahwa sebagai daerah bekas konflik berkepanjangan namun kini kotanya sangat aman dan nyaman di bawah naungan syariat Islam," katanya.

Masih menurut Aminullah, penghargaan tersebut sangat berarti bagi Banda Aceh yang sedang menggenjot sektor pariwisata dan investasi. "Seperti kita ketahui, keamanan menjadi faktor utama untuk masuknya wisatawan dan investor ke suatu daerah," katanya lagi.

Rangkaian kegiatan Rakornas Timdu PKS sendiri dihadiri oleh 1.500 undangan dari seluruh Indonesia. Pesertanya antara lain para Gubernur, Pangdam, Kapolda, Kabinda, para Bupati/Wali Kota, dan para Kaban Kesbangpol Provinsi dan Kabupaten/Kota.[]

Komentar
Baca Juga
Terbaru